Bantuan DAK 2018 Untuk Bangun Dam Parit Diduga Disunat UPTD

0
183

Bantuan DAK 2018 Untuk Bangun Dam Parit Diduga Disunat UPTD

KARAWANG, PIONLINE – Bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2018, yang digulirkan melalui Dinas Pertanian Karawang, untuk bangun Dam Parit yang dikelola kelompok tani di Desa Kalidungjaya, Kecamatan Cibuaya, diduga disunat Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Penyuluh Pertanian (K UPTD PP) Cibuaya, Karawang.

Pengakuan dari Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Kelompok Tani Darma Bakti Dusun Kalidungjaya 1, Desa Kalidungjaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, waktu minggu lalu Selasa (08/01/19), mengatakan dana yang diserap untuk bangun Dam Parit sisa dipinta oleh Kepala UPTD Penyuluh Pertanian Cibuaya.

“Jumlah bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk bangun Dam Parit kisaran lebih kurang Rp 77 juta. Sedangkan dari jumlah anggaran tersebut setelah dicairkan di pinta oleh UPTD Cibuaya sebesar 12 persen, dan hasil dari potongan tersebut kata UPTD untuk bayar asuransi dengan luas tanah sawah kurang lebih 80 hektare,” ungkapnya, kepada Media Patriot Indonesia (MPI).

Diketahui dengan adanya pemotongan anggaran tersebut yang diduga dilakukan terindikasi sebesar 12 persen, terungkap atas pengakuan salah satu Pengakuan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Kelompok Tani Darma Bakti Dusun Kalidungjaya 1, Desa Kalidungjaya, Kecamatan Cibuaya.

“Hal tersebut amat disayangkan dengan adanya bantuan dari Pemerintah yang telah diduga adanya pemotongan. Pasalnya dana bantuan untuk membangun Dam Parit yang dikelola kelompok tani dalam pengerjaannya pun dipastikan terindikasi tidak sesuai dengan spek, Demikian.(Sulaeman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here