Bangunan Puskesmas Pakisjaya, Diduga Belum Kantongi Izin

0
227

PIONLINE, KARAWANG – Pembangunan UPTD Puskesmas Pakisjaya Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang diduga belum memiliki izin. Pasalnya dari awal mulai sampai selesainya proses pembangunan pihak Kecamatan Pakisjaya mengaku tidak pernah ada pihak Puskesmas melaporkan adanya pembangunan.

Dikatakan Kasi Trantib Kecamatan Pakisjaya, Mat Pakar, sejak awal proses pembangunan pada akhir tahun 2018 lalu sampai saat ini pembangunan Puskesmas selesai tidak ada tembusan apapun baik melalui lisan maupun tulisan kepada pihak kecamatan.  Padahal menurut dia, setiap adanya pembangunan baik itu bangunan swasta ataupun milik pemerintah seharusnya berkoordinasi atau melapor kepada pemerintahan setempat dalam hal ini kecamatan.

“Dari awal kita tidak tahu adanya pembangunan Puskesmas, karena memang tidak ada tembusan apapun baik dari puskesmas maupun kontraktornya, tahu-tahu ada bangunan Puskesmas baru,” katanya beberapa waktu lalu.

Dia menuturkan meskipun bangunan tersebut milik pemerintah tetapi izin lingkungan tetap harus dilakukan.  Terlebih bangunan tersebut merupakan pusat pelayanan kesehatan masyarakat.  Karena sedikit banyak kehadiran Puskesmas tersebut berdampak pada lingkungan.

“Kita sempat menegur dan mendatangi saat proses pembangunan, namun sampai saat ini tidak pihak yang melapor atau berkoordinasi dengan kecamatan,” imbuhnya.

Senada dengannya, secara terpisah Camat Pakisjaya, Irlan Suarlan dengan tegas mengatakan tidak tahu adanya pembangunan Puskesmas Pakisjaya. Dia mengaku sudah meminta Kepala UPTD Puskesmas Pakisjaya untuk berkoordinasi kepada pihak kecamatan.  Namun sampai saat ini dirinya belum menerima adanya laporan pembangunan Puskesmas tersebut.

“Saya sudah minta Kepala UPTD Puskesmas untuk segera berkoordinasi dengan Kasi Trantib agar pembangunan tersebut tidak menuai pertanyaan,” ungkapnya.

Diketahui sejak awal pembangunan Puskesmas yang berlokasi di Desa Tanahbaru Kecamatan Pakisjaya tersebut menuai pertanyaan publik.  Bahkan jauh sebelum pembangunannya, proses pengadaan lahannya pun sempat dipertanyakan akibat adanya dugaan Mark up harga, yang dijadikan bancakan oknum.  Hal ini tentunya menimbulkan tanda tanya bagi beberapa kalangan warga masyarakat.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Pakisjaya, belum memberikan keterangan.  Saat berusaha dikonfirmasi, dia sedang tidak ada di tempat.  (red)

Laporan: Yay MPI Jabar 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here