Pasokan Air  Dikeluhkan Warga, Kepala Cabang PDAM Rengasdengklok Sudutkan PLN

0
35

KARAWANG, PIONLINE –  Pasokan air bersih di wilayah Kecamatan Rengasdengklok tak pernah beres dari masa ke masa. Para pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtatarum Cabang Rengasdengklok mengeluh. Distribusi air bersih ke rumah rumah pelanggan tidak lancar dan kualitas air sering keruh.

Kondisi tersebut menurut para pelanggan sudah terjadi berulang-ulang seakan tidak ada perhatian khusus dari Kepala Cabang PDAM Rengasdengklok. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari mereka terpaksa meminta atau membeli air dari tetangga yang mempunyai sumur bor yang ada disekitar tempat tinggal mereka.

“Sudah 2 hari ini air PDAM tidak mengalir, terpaksa kami harus meminta tetangga yang mempunyai sumur bor, untuk sekedar mandi,” ucap Sopyan, salah seorang pelanggan, Minggu (24/03).

Menurutnya selama ini kebutuhan air bersih pelanggan sangat tergantung kepada pasokan air PDAM Cabang Rengasdengklok. Dengan sering terhentinya pasokan air ini, pelanggan kelimpungan sulit mendapatkan air bersih dan harus mengeluarkan biaya ekstra untuk mengadakan air  bersih kebutuhan sehari-hari.  Beberapa pelanggan bahkan melampiaskan keluhannya dengan memposting keluhan mereka di media sosial, berharap persoalan air bersih di PDAM Rengasdengklok tersebut terselesaikan.

Berdasarkan hasil penelusuran ternyata hal tersebut akibat minimnya pelayanan dan kurangnya koordinasi dalam internal PDAM Cabang Rengasdengklok.  Koordinasi tiap divisi menurut keterangan internal sangat minim, kepala PDAM Cabang Rengasdengklok kurang komunikasi terhadap bawahannya.  Selain itu keluhan-keluhan pelanggan tersebut juga terjadi akibat tidak seimbangkanya kapasitas produksi air dengan jumlah pelanggan yang ada. Puluhan sambungan baru dipasang, maka tak heran pasokan air terhadap pelanggan lama mengurang.

“Sebelum promosi pemasangan saja air sudah kecil, apalagi dipasang sambungan-sambungan baru, ya begini jadinya pelanggan menjadi korban,” keluhnya. (Yaya)

Banyaknya keluhan dari pelanggan tersebut mengundang kritik baik dari pelanggan maupun dari pemerhati. Kinerja Kepala Cabang PDAM Rengasdengklok mulai dikritik akibat semakin banyaknya keluhan pelayanan tersebut.

Sementara itu, terkait banyaknya keluhan pelanggan, Kepala PDAM Cabang Rengasdengklok, Asih Dian KD, terkesan cuci tangan dengan menyalahkan pihak PLN UPJ Rengasdengklok yang sering melakukan pemadaman listrik.  Pemadaman listrik yang terjadi secara mendadak dan tanpa pemberitahuan menyebabkan produksi air terhambat.

“Kemaren ada perbaikan pada Water Pump, tetapi listrik padam tanpa pemberitahuan, sehingga kita proses perbaikan terhambat, makanya pasokan air terhenti juga,” ungkapnya.  (red)

Laporan: Yay MPI Jabar

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here