Proyek Jembatan Kertasari Karawang Diduga Lemah Pengawasan

0
679

KARAWANG, PIONLINE – Realisasi pembangunan rehab jembatan irigasi di Dusun Krajan A, Desa Kertasari Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang, diduga tidak sesuai spesifikasi. Hal tersebut terindikasi lemahnya pengawasan dari instansi terkait, sehingga menjadi sorotan dari berbagai pihak, Selasa (02/07/19).

Dikatakan salah seorang warga setempat yang enggan disebut namanya, bahwa pelaksanaan pekerjaan pembangunan rehab jembatan irigasi di Dusun Krajan A, terindikasi hasilnya kurang memuaskan, karena pembangunan rehab jembatan tersebut dinilai kurang maksimal.

“Selama yang pernah saya lihat bangunan jembatan irigasi bagi sayapnya dicor hingga tampak kokoh. Namun bangunan rehab jembatan irigasi ini kok tidak sama hal lainnya, karena sayapnya menggunakan bata hebel,”ungkapnya.

Lain halnya yang dikatakan, Hari selaku Sekretaris Desa Kertasari, Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang, membenarkan bahwa realisasi pembangunan rehab jembatan irigasi di Dusun Krajan A, untuk sayapnya bahan bangunannya menggunakan bata hebel.

“Saya berharap semua pihak dapat memakluminya, karena rehab jembatan tersebut yang menyerap Anggaran Dana Desa (ADD) luncuran tahun 2018, sangat minim sekali,”katanya, waktu ditemui diruang kerjanya.

Sementara sampai berita ini terbit, baik Kepala Desa Kertasari, maupun Camat Rengasdengklok, belum memberikan keterangan bahwa pekerjaan tersebut sudah sesui spek atau tidak, demikian. (red)

Laporan: Sulaeman Kabiro MPI Karawang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here