Kue Itu Bernama Jabatan

0
49

PIONLINE, BREBES – Gempita pra dan pasca pilpres 2019 sampe detik ini masih “Gaduh” pendukung Capres 02 belum bisa menerima keputusan MK yang memenangkan Jokowi sebagai presiden  sekaligus Capres dengan no urut 01.

BPN meyakini telah terjadi pemilu curang yang terstruktur, Sistematis dan Masive..ini di tuangkan dalam poin gugatannya dan entah mengapa Hakim MK mengabisi dengan sapu bersih tak satupun di terima gugatannya.

“Selamat 01 atas kemenangkan yang di menangkan MK” Demikian cuitan pengamat Politik dan Ahli Fisafat jebolan UI Rocky Gerung yang setiap tampil di acara televisi di nanti.

Dengan terus kuatnya penolakan hasil putusan MK Pilpres 2019 pihak 01 meminta adanya pertemuan dua pihak yakni Prabowo Sandi dengan Jokowi Ma’ruf yang sampai kini tidak mendapatkan respon dari BPN atau dari Capres 02.

Kue itu bernama Jabatan, Alih – Alih berfikir dan empati pada 700 orang Petugas KPPS yang meninggal dan 3000 orang lebih nengalami sakit serius.Ternyata buta itu bukan konotasi mata tapi hatipun bisa buta. Koalisi Kerja jilid 2 justru sudah saling sleeding untuk mendapatkan porsi di kabinet, tidak tanggung – tanggung memilih porsi strategis. Wauuu…?

Partai koalisi Kerja, telah merasa memenangkan Jokowi Maruf dalam kontestasi pilpres jadi bagi partai sudah sepantasnya mendapat porsi lebih, misal saja PKB, Nasdem, Golkar dll nya merasa telah lebih bekerja dan upaya dalam pemenangan.

Wah..pusing Kepala Barbie..jika begini..mungkin demikian yang di rasakan Jokowi dan Ma’ruf Amin.Jabatan Kabinet memang prestisius untuk jangka waktu 5 tahun mendatang, bagaimanapun melalui kursi itu petugasnya yang di dudukan harus bisa kontribusi atas audiensi publik sehingga mencukupi kadar pengakuan publik.

Tak ada makan siang Gratis, Sindirin ini masih berlaku..artinya filisofis di dalamnya mengandung makna “Setiap tetes keringat ada harganya” begitu kenyataan di pentas politik ,mereka pimpinan partai melakukan lobi – lobi.

Memang sih..sebut saja dengan kalimat yang halus “Sebagai Penghargaan”. Dan tidak itu saja PSI Partai yang belum juga bertelor melirik nasi empuk itu apalagi partai yang memiliki konstituen seperti PKB yang telah menempatkan Cawapresnya yang menyasar akar rumput jamaah Nahdliyin.

Berebut porsipun semakin tajam, bagaimana tidak ” NASDEM DAN PDIP ” yang merupakan Bapak dan Ibu dari Capres Jokowi telah lebih dekat karena secara konstan mendukung sejak pilres 2014.

Lebih tegas lagi saat ada rumor dari Demokrat  bahwa pengeran Cikeas ini, AHY akan juga masuk bursa dengan mantap pimpinan Nasdem menyatakan ” Biarlah oposisi berada di jalurnya” Ujar Surya Poloh saat di minta tanggapannya oleh media soal rumor masuknya AHY dalam kabinet kerja jilid 2. SBY pun hanya bisa mendesah pasrah.

Ribut – ribut berebut nasi bungkus yang masih di olah, semuanya berpulang dari dapur juru masaknya..Siapa dia…??. Bocoran nama kabinet kerja sudah di kantong Sakti sang Bunda yakni Megawati Soekarno Putri otoritas partai banteng moncong putih dan tentu saja ada bisik sang surya..Wallauhu bisowab. (red).

Penulis, Mohammad Riyadi MPI Biro Brebes.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here