Catatan Dari Pilkades Brebes Serentak 2019

0
109
Foto Jurnalis Indonesia ID

PIONLINE, BREBES – 8 Juli 2019. Hari itu merupakan moment dari sebuah moral  yang akan di pertanggungjawabkan dalam bekerja dan berkarya selama Enam Tahun ke depan.

Suasana yang bercampur haru ada di dalamnya seolah tidak percaya bahwa dirinya di beri kepercayaan yang besar oleh masyarakat, mungkin mereka itu yang akan baru memulai atau yang akan melanjutkan notifikasi moral.

Seratus Empat Puluh Delapan..di periode pertama Bupati Brebes Idza Priyanti, SE melantik Kepala Desa terpilih hasil pemilihan serentak 2019.

Pesan penting, Bupati Brebes pesannya dalam pelantikan dan Pengambilan Sumpah yg di bagi dalam Dua tempat yaitu 15 Juli 2019 di Lapangan Asri Bumiayu meliputi 6 Kecamatan yakni Tonjong, Bumiayu, Bantarkawung, Salem, Paguyangan dan Sirampog.

Sementara itu di 17 Juli 2019 Kecamatan Ketanggungan 52 Penerima mandat ( Kepala Desa Terpilih, red ) dengan bertempat di Lapangan Desa Kersana pun di Lantik dan di ambil sumpah Bu Idza Priyanti Bupati Brebes yang menjabat dua periode ini menegaskan bahwa pentingnya sebuah tanggung jawab seorang yang oleh publik di beri kepercayaan. “Jaga amanah ini dengan baik, keterpilihan ini merupakan amanah” tegasnya dalam sambutannya. “Saya tidak akan toleransi jika ada Kepala Desa bermain api soal keuangan yang di titipkan pada Kepala Desa sebagai stimulan peningkatan dan pembangunan” lanjutnya dengan penekanan yang tajam.

Bupati prihatin ,bahwa ada sejumlah kepala desa dan mantan di Kabupaten Brebes yang masuk bui gegara Dana Desa  ( DD ). Sedangkan Pemerintah Brebes sedang berusaha untuk mendapatkan predikat WTP Wajar Tanpa Pengecualian yang berkonsentrasi tertibnya administrasi dan keuangan

Optimisme. Iring-iringan pendukungpun dari para calon terpilih ikut larut dalam suasana pelantikan dan pengambilan sumpah tetsebut.

Beberapa orang yg di sambangi menyatakan dan harapannya. Bahwa suara yang di berikannya saat pemilihan di dalam tobong bukan hanya sekedar perhelatan demokrasi tapi lebih dari itu yakni mewujudkan janji kampanyenya.

“Kami titipkan hajat rakyat untuk bisa mewujudkannya, Mendampingi rakyat sepenuh hati” demikian harapan besar yang di sematkan di pundak penerima amanah.

Ketika di konfirmasi atas harapan rakyat usai perhelatan, merekapun bersepakat. “Kami sangat bisa menerima, namun jangan meminta lebih dari kemampuan Kami” ujarnya berdiplomasi politis.

Kami memilihmu dengan nurani dan kalian jangan sekali – kali khianati.

Oleh, Mohammad Riyadi Biro MPI Brebes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here