Jembatan Belum Rampung Akibat Adanya Kendala

0
141

KARAWANG, PIONLINE – Belum rampungnya Pembangunan jembatan BTUB 6 atau KW.6 senilai Rp 7,3 milyar  yang menghubungkan Karangpawitan menuju Kepuh, karena adanya kendala di lokasi pembangunan, Kamis (22/08/29).

Dikatakan, Wahyu E. Prasetyo, selaku Kepala bidang jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Karawang, dengan adanya bangunan semi permanen yang berdiri di atas tanah Perum Jasa Tirta (PJT), sehingga menjadi kendala proses pembangunan jembatan.

“Hal itu akan menghambat pembangunan jembatan. Kami sudah berkordinasi dengan Satpol PP Karawang untuk memberikan pengarahan terhadap warga yang bangunannya berada di tanah PJT,”ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga telah mengirimkan surat ke PJT untuk masalah penggantian atau ganti bangunan yang terkena pembongkaran, karena itu sepenuhnya hak Perum Jasa Tirta (PJT) Karawang.

“Kami bersama Satpol PP Karawang telah melakukan sosialisasi penertiban bangunan kepada warga yang berada di kawasan tanah PJT tersebut, sejak jauh-jauh hari. Sedangkan untuk penggantian atau pemindahan rumah penduduk ada di PJT,”terangnya.

Lanjut Wahyu, PUPR Karawang fokus kepada fisik pembangunan jembatan yang akan dimulai beberapa hari lagi dengan waktu pengerjaan 135 hari kalender kerja.

“Tidak ada apapun, mereka telah mendirikan bangunan di atas tanah pemerintah akan ditangani oleh PJT. Kalau mereka bersikukuh tidak mau pindah saya kuasakan penuh kepada Satpol PP Karawang, karena kami disini hanya tekhnis pekerjaan saja,”pungkasnya.(red)

Laporan: Sulaeman MPI Karawang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here