Persiapan Deklarasi Brigade Anak Serdadu (BAS)

0
68

PIONLINE, BEKASI – Ketua Umum BAS (Brigade Anak Serdadu) Agus Affendi yang biasa disapa Bombom didampingi Sektetaris Umum BAS Dwi Wellyanto atau yang akrap disapa Anto menyampaikan, bahwa Perkumpulan atau Ormas BAS (Brigade Anak Serdadu) pada galibnya adalah dibentuk untuk menampung para anak tentara yang secara organisasi tidak atau kurang puas dengan perkumpulan sejenis yang sudah ada.

Lanjut Agus bahwasannya BAS (Brigade Anak Serdadu) terbentuk di Jakarta pada tanggal 15 Desember 2018 dengan KSB Ketua Umum Agus Affendi, Sekretaris Umum Dwi Wellyanto dan Bendahara Umum Dadang Saiful Rahman.

BAS (Brigade Anak Serdadu) yang bertag line Setia Sampai Akhir berkedudukan di Jalan Duren Tiga Barat No. 1, Duren Tiga, Buncit Mampang, Jakarta Selatan. Adalah perkumpulan yang berasaskan Pancasila dan Undang – Undang Dasar (UUD) 1945, bertujuan untuk Menyatukan anak – anak serdadu/tentara seluruh Indonesia supaya mengingat sejarah demi mewujudkan cita cita para pejuang.

Mewujudkan persatuan, perlindungan dan pembelaan untuk anak–anak serdadu/tentara, pada khususnya dan masyarakat pada umumnya yang berazaskan kesetaraan dan keadilan. Membangun komunikasi dan sinergitas dengan seluruh elemen masyarakat, para anak serdadu/tentara, pemerintah dan swasta untuk pengembangan BAS (Brigade Anak Serdadu).

Membangkitkan spirit persatuan, cinta tanah air, pantang menyerah, kerja keras, anti komunis dan anti penjajahan.

BAS (Brigade Anak Serdadu) bersama dengan elemen masyarakat juga mengawasi jalannya pembangunan menuju masyarakat adil, dan makmur berlandaskan Pancasila dan Undang – Undang Dasar 1945.

Masih menurut Agus bahwa BAS (Brigade Anak Serdadu) berfungsi memajukan peran dan program perkumpulan. Dalam pengabdiannya kepada masyarakat, bangsa dan negara Indonesia, membangun harmonitas dan kondusifitas serta menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, modern, maju, mandiri serta bermoral.

Melaksanakan Pancasila dan Undang – Undang Dasar 1945 secara murni dan konsekuen, merekatkan persatuan dan kesatuan bangsa, memupuk kesadaran dan penghayatan hakekat nusantara sebagai kesatuan ekonomi, kesatuan sosial budaya dan persatuan pertahanan keamanan serta membina jiwa nasionalisme generasi muda.

Menjadi pengurus dan anggota BAS sejatinya adalah panggilan hati anak serdadu agar bisa tercipta rasa nasionalisme dan rasa cinta tanah air serta panggilan ibu pertiwi agar tiada anak bangsa atau daerah yang ingin memisahkan diri dari NKRI.

Tambah Ketum bahwa BAS harus mampu tumbuh di atas kaki sendiri bahkan menciptakan lapangan kerja bagi anggotanya.

BAS tidak ingin menjadi jongos para elit politik serta harus bisa menampung semua lapisan anak serdadu yang satu visi, satu hati dalam bingkai cinta tanah air.

Dalam waktu dekat BAS akan menggalang dana bagi para janda TNI dan para sesepuh purnawirawan yang butuh perhatian dan bantuan.

Bagi BAS siapapun yang menjadi pemimpin bangsa dan negara ini haruslah seorang pancasila sejati yang cinta pada negara dan cinta pada rakyatnya, pungkas Agus Affendi sang Ketua Umum Brigade Anak Serdadu (BAS) dengan penuh optimis dan antusias.(red)

Laporan: Agus Yusbiyadi MPI Bekasi

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here