Muharaman, Ukhuwa dan Silaturrahmi Di Brebes

0
66

“Harus di lestarikan budaya ini,jadi contoh untuk desa lainnya”

PIONLINE KETANGGUNGAN Ketanggungan,  malam (Selasa 10/09) Pengalihan kendaraan yang menuju jalur lingkar ke selatan di alihkan,karena tidak bisa di lalui.Petugas yang mengawal di area fly over Dermoleng mengarahkan pada jalur alternatif bulakelor agar tidak terjebak macet jalan Desa Kubangwungu.

“Acara pawai muharam di mulai pukul 19.00 ( Ba’da Isya- red ) sampai 23.00wib ujarnya Kepala Desa Roni Habillah yang di konfirmasi, lebih lanjut dia sampaikan permohonan maaf pada pengyuna jalan “Kami mohon maaf pada seluruh pengguna jalan karena terganggu terlebih yang menuju selatan” jelasnya. Lebih rinci beliau paparkan agenda Muharaman di desa pimpin.

Dalam penjelasannya ada beberapa agenda yang di padatkan yaitu Pawai Muharam yang semalam telah di laksanakan. “Alhamdulillah tahun ini 33 dari berbagai komunitas, dan ormas, Elemen pendidikan menjadi perserta terlibat langsung dan antusias. Pesan penting dari tokoh agama, Masyarakat yang di sampaikan pada Kepala Desa bahwa nguri – nguri tradisi ini (Muharaman red ) terus di jaga ukuwahnya” sisipnya.

Pada kesempatan itupula, secara rendah hati menyampaikan terima kasih pada seluruh komponen kemasyarakatan. “Terima Kasih pada seluruh komponen desa, Kepala Desa punya kewajiban menjalanjan amanah rakyatnya. Insya Allah kami dan jajaran pemerintah desa akan konsisten” urainya dalam membuka acara yang du mulai dari lapangan desa. Harapan besar perhelatan ini menjadikan ajang silaturahmi warga yang tumplek blek sekitar minimnya 1.500 orang menghadirinya.

Keliling obor diawali dari lapangan muter selatan dan balik hingga perbatasan desa.Pengunjung juga bukan dari warga desanya saja tercatat partisipasi warga desa tetanggapun cukup besar. “Harus di lestarikan budaya ini,jadi contoh untuk desa lainnya” kata Icih dan Wahid salah satu pengunjung.

Sementara,agenda lanjutanpun belum usai siang ini pukul 13.00 Wib yakni  Istighosah, Manakib,Santunan anak yatim, Doa bersama. Dan Malam hari Pagelara Dalang santri oleh Ki Haryo Entus Susmono anak dari Almarhum  Ki Dalang Entus Tegal yang pernah menjadi bupati Tegal. Serta di lanjutkan dalam satu rangkaian yaitu Sedekah Bumi Desa Kubangwungu. “Satu paket lengkap” gurau kades yang di lantik 2 bulan yang lalu.

Herman sebagai ketua panitia acara bersyukur, acara ini di apresiasi luas.Menurut informasi bahwa dana didapat bantuan masyarakat, tokoh pengusaha dan dana pribadi kades sebagai bentuk dukungan positif.

Saat di singgung tentang berapa budget yang di siapkan Herman berdiplomatis, yang katanya akan disampaikan secara gamblang usai acara dan juga pembubaran panitia. MUHARAM atau yang sering di sebut sebagai pergantian tahun muslim dalam hijriyah.

Banyak nilai – nilai positif yang di kandungnya sebagai ghirah ukuwah islamiah dan sekaligus bisa sebagai ajang atau destinasi wisata Religi. Banyak pesan moral yang tersirat di dalamnya.

Laporan: Mohammad Riyadi MPIBiro Brebes.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here