Jelang E Voting Pilkades Brebes

0
14

PIONLINEBrebes menggelar Perhelatan besar berupa Pilkades serentak untuk putaran kedua dan ketiga. Beberapa Kecamatan telah dan sedang mempersiapkan diri tahapan demi tahapan sesuai Perbub 32/2018 tentang Pemilihan Kepala Desa.

Untuk tahapan kali ini menggunakan e voting yang artinya akan di perkenalkan pada masyarakat pelkades berbasis IT atau Technology.

Beberapa tahapan tekhnology berupa pelatihan telah di selenggarakan tutorial yang akan di presentasikan serta di sosialisasikan pada peserta pemilih kelak.

Dari beberapa kajian dan simulasi menurut sebagian Panitia Pilkades  di mana desa yang yang menggelar hajat ini bisa terpahami oleh orang sepuh sekalipun.

Namun khususnya di Brebes masih ada keraguan apa e voting ini akan terlaksana ? Pasalnya bukan tidak siapnya tenaga tekhnis tapi lebih pada perangkat yang akan di gunakan.

Sodikin Panitia Kecamatan berharap pada waktunya telah ready. ” Sampai hari ini belum ada kepastian piranti itu tersediakan ” tulisnya saat di minta konfirmasiya lewat Whats Up ( WA- red ). Namun dia berharap bisa teratasinya.

Perlu di ketahui bahwa satu perangkat e voting cukup lumayan besar dananya yaitu sebersar Rp.70 juta. Hal ini sebenarnya sangat memberatkan juga karena dana di ambil dari Dana Desa ( DD-red ) yang setidaknya mengurangi alokasi infrastruktur yang akan du bangun.

Bagaimana untuk desa yang sudah melaksanakan pilkades Konvensional,selidik Patriot Indonesia ke desa yang melaksanakan menjelaskan bahwa tetap di wajibkan untuk membelinya. “Harus turut mebeli ini bersifat intruksi ” ujarnya beberapa kepala desa di KecamatanvKetanggungan membenarkan.

Justru yang jadi pokok masalah adalah tahapan Tugas kepanitiaan sudah di mulai tapi real barang belum tersedia, hal ini membuat keresahan pelaksanaan apakah terus pemakaian e voting atau kembali pada Konvensional. Dan jika terlaksana e votingpun satu kecamatan harus berkoordinasi dengan kecamatan lain yang sudah melaksanakan pilkades sistem e voting karena tidak menutup dan  mencukupi alat yang yang tersedia.

” Saya akan berupaya koordinasi dengan kecamatan lain untuk meminjam peralatannya ” lanjut Sodikin rada rendah suaranya mengingat bukan Kecamatan Ketanggungan saja yang melaksanakan pada waktu yang sama.

” Ekstra..upaya ” melanjutkan pemikirannya.

Tapi Laode pejabat Sementara Bag.Pemerintahan memastikan bahwa e voting harus berjalan karena ini sudah tuntutan dan jeharusan pemerintah daerah melaksanakannya. “Optimislah..kita bisa” Jelas dimana peta georafik Kecamatan ketanggungan sudah terfahami mengingat 2-3 tahun menduduki kursi camat..dengan yakin.

E Voting merupakan upaya Demokrasi menuju tatanan Jurdil untuk menghasilkan pemimpin yang di nilai layak oleh masyarakatnya.

Ini kita baru memulai namun kita pastikan bahwa sesuatu yang baru akan sulit di kerjakan,tentu saja tidak ….! 

Yang membikin sulit adalah fikiran kita sendiri dengan pengandaian dari sesuatu yang belum di praktekan atau di kerjakan.

Catatan: Mohammad Riyadi Biro Brebes

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here