Sosok Di Balik Air Buat Petani

0
38
Wardoyo dan Nuridin

PIONLINE TEGAL Bagi petani, air merupakan sesuatu yang primer kebutuhannya. Tentang ini tentu saja harus di management dengan baik dan bijaksana apa lagi di saat kemarau yang debitnya menyusut. Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (BPSDA) yang bertanggung jawab atas ketersediaan air.

Wardoyo bapak dari Empat anak inilah yang memanggul amanah agar petani bisa terlayani kebutuhan air guna keberlanjutan tanamannya. “Kami buat enjoy saja dan lebih sabar” ujarnya di Balai Kematren Air Prupuk Tegal. Hari – Harinya waktunya di habiskan di lapangan dan memastikan ketersediaan air dengan pembagian secara adil.

Adalah Nuridin salah satu dari koordinator lapangan juga turut menjelaskan bahwasanya pekerjaan ini telah di di geluti selama Delapan tahun dengan setumpuk suka duka mengiringinya.

“Kami mencoba mengertikan keinginan mereka (petani red)” tukasnya saat mendampingi Seratusan petugas KSO yang menerima gaji bulanan 1,5 juta/Orang wilayah Pengelolaan  Pemali Brebes.KSO berarti Kerjasama Operasional di lapangan.Adi dan Warsan merasa hari itu sumringah kerja sebulannya di terima.

“Senang..” Jawabnya pendek saat Patriot menanyakan soal penerimaan gajinya. Namun saat di desak lebih dalam mereka jujur mengatakan bahwa hanya itu yang di terima tak ada yang lainnya.

Seharusnya pemerintah memperhatikan secara intensif dan bijak setidaknya di tambahkan berupa bingkisan sembako sebagai wujud apresiasi.

“Resikonya jelas ada pak” sambungnya serius, diapun menjelaskan bahwa kadang petani tak memahami nilai kebersamaan karena egoismenya.

Sekitar 1,6 Milyar dana APBN di kucurkan untuk membayar honorarium para petugas lapangan para martir air ini.

“Mereka di gaji dari  APBN dan ada juga dari Provinsi” Sorong Waluyo menggaris bawahi. Saat ini dia di beri tugas di lintas karesidenan Comal Tegal Brebes pada  Daerah Aliran Sungai (DAS red) dan Bendungan di sekitar daerah tersebut.

Patriot sempat kaget saat terlihat kerumunan orang yang begitu banyak di lokasi kantor pengairan prupuk yang tepi kali pemali.Namun saat di tanyakan ternyata saat itu ada penerimaan gaji bulan September 2019.

“Benar seperti yang njenengan lihat (anda red)” seloroh Wardoyo sambil senyum karena melihat patriot kejebak mengira ada demo. “Hari ini 333,9 juta di bayarkan ” Sergahnya cepat sebelum di tanyakan.

Di lapangan seorang petugas harus pandai dan tegas atas pembagian air.Kemarahan petani kadang brutal juga seperti pembobolan jronjongan (pembatasan atau penyumbat air). Namun semuanya harus di lalui dengan pendekatan hati..dan pengertian serta membangun komunikasi.

Mereka sudah di tanamkan  sejak awal bahwa di PSDA bukan hanya membagi air tapi di dalamnya ada Perawatan kanal irigasi, Pengamanan, Penyelamatan, Pelayanan serta Penanganan bencana alam. 

Wardoyo dan teamnya berasa bersyukur bisa membatu para petani,meski diapun prihatin dan meminta agar pemerintah lebih peduli dan memperhatikan serta mengapresiasinya.

Catatan: Mohammad Riyadi MPI Biro Brebes

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here