Kekeringan Melanda Sukatani

0
83

Kita khawatir dalam dua pekan kedepan tanaman padi pada mati karena kekeringan

PIONLINE BEKASI Sejumlah petani di kampung Cangkring Desa Suka Asih, Kecamatan Sukatani, kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Mengaku pasrah menghadapi kemarau panjang. Mereka tak bisa berbuat banyak serta khawatir bila terjadi gagal panen, kekeringan ini adalah dampak musim kemarau panjang yang berlangsung dan rusak nya Talang air yang biasa mengairi sawah- sawah para petani, rusak terkena longsor.

Padahal pengairan sawah – sawah di aliri oleh talang air yang berada di desa kali jaya yang sumber airnya dari kali CBL.

Kita khawatir dalam dua pekan kedepan tanaman padi pada mati karena kekeringan,” kata Johani seorang petani  Desa Cangkring  Kecamatan Sukatani kepada awak media, minggu ( 13/10/ 2019).

Sementara itu, pasokan air untuk mengaliri puluhan hektar sawah dari talang air kali jaya tidak bisa beroprasi, sedangkan kali CBL mengalami pendakalan di karenakan banyak sekali tumpukan sampah yang menggenangi aliran kali ,sehingga mengurangi debet air yang ada.

Akibat kemarau panjang dan rusaknya  Talang air tanah di petak- petak sawah tampak kering kerontang dan  terbelah.

Selain itu di antara tanaman padi juga terdapat gulma sehingga mengakibatkan padi tidak tumbuh  dengan baik bahkan bisa mati.

Kekeringan ini tidak bisa di atasi dengan pompanisasi karena tak adanya potensi sumber air lain,” ujar Johani, kekeringan ini dapat menimbulkan berkurangnya hasil panen bahkan bisa berdampak buruk, yaitu gagal panen.

Laporan: Iqbal MPI Bekasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here