LSM Bentar Kinerja Disperkim Banten Harus Di Evaluasi 

0
79

LEBAK PIONLINE Terkait adanya dugaan  sejumlah Proyek Disperkim Banten yang  disubkontraktuilkan serta   ketidak sesuaian Spek/RAB pada pelaksanaan pembangunan inprastruktur di kawasan stretegis Kabupaten Lebak, baik pembangunan drainase maupun betonisasi terindikasi adanya ketidak beresan pada kinerja Disperkim Banten. Kamis, (17/10/19).

Ena suharna, selaku Koordinator LSM Bentar (17/1719) mengungkapkan,  bahwa baik buruknya pembangunan tersebut tergantung pada kinerja pengawasan pihak intansi terkait itu sendiri.

“Kami rasa baik buruknya atas terselenggaranya suatu pembangunan tentunya adalah kembali pada kinerja pihak intansi itu sendiri. Karena dalam terselenggaranya pembangunan harus sesuai dengan yang direncanakan (RAB), tentunya ini akan kembali pada pengawasan dan ketegasan pihak intansi itu sendiri”. Ungkapnya.

Selain itu, Ena juga mengatakan, menduga kuat bahwa pihak disperkim sendiri telah mengetahui terkait dengan adanya dugaan sejumlah proyek drainase dan betonisasi yang diduga telah dijual belikan dan disubkontraktuilkan serta diduga kuat tidak sesuai spek/RAB tersebut. 

“Kami rasa pihak Disperkim itu sendiri sudah mengetahui terkait dugaan jual beli proyek, dugaan subkon, dan dugaan tidak sesuai spek/RAB. Akan tetapi sampai detik ini pihak Disperkim Banten  belum memberikan pernyataan tertulis sebagaimana tuntutan audiensi kami sebelumnya”. Padahal, sambung ena, apa yang diaspirasikan pihaknya (LSM Bentar-red) sebagai bentuk partisipasi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi,  agar tercapainya pembangunan yang berkualitas, yang dapat dirasakan manfaatnya secara berkepanjangan oleh masyarakat”. tegasnya.

Ditempat terpisah Ketua Umum LSM Bentar A. Yani Meminta, Gubernur Banten harus segera melakukan Evaluasi atas kinerja pihak Disperkim yang dipandang bokbrok dan diduga kong kalingkong, karena pembangunan yang diduga bermasalah di 9 titik drainase dan 6 titik betonisasi yang anggarannya mencapai Miliaran Rupiah.

“Kami minta Gubernur Banten Harus segera melakukan Evaluasi, terhadap kinerja Disperkim Banten yang dipandang lemah dan diduga adanya ketidak beresan dalam melakukan pengawasan pembangunan yang diduga tidak sesuai spek/RAB.” Tegasnya.

Yani pun menambahkan, bahwa dirinya akan melakukan aksi unjuk rasa dengan masa yang lebih banyak dalam waktu dekat ini. (red)

Laporan: Asep Dedi Mulyadi MPI Banten

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here