Waspada Begal Motor Menyasar Brebes

0
56
Beberapa hari lalu, begal motor sudah menyasar operasinya di wilayah Brebes. Mengaku berasal dari Indramayu tepatnya Karang Ampel melakukan aksi kejahatan. Burhanudin dia menyebut namanya di hadapan Suryanto Kanitserse Polsek Ketanggungan yang sedang mengintrogasi. Pelakunya Dua orang dan korbannya adalah orang Purwokerto Jelas Suryanto saat di konfirmasi patriot.

PIONLINE BREBES Kronologis kejadiannya tepat jam 05.30 wib di Desa Kubangwungu jalan provinsi jalur selatan.Dari paparnya di mulai dari dua orang anak perempuan  hendak menuju Purwokerto dengan maksud mudik liburan.Karena dia sementara ini bekerja di sebuah perusahaan di tanjung yakni ADIDAS yang beroperasi di Tanjung.

Tiba – Tiba pelaku yang menggunakan motor Vixon memepetnya dari belakang dengan melakukan penjambretan, namun yang nyetir hilang ke seimbangan dan motorpun jatuh tersungkur.

Di kesempatan itu pelaku satunya langsung merebut motor si korban.Teman pelakutancap gas dengan membawa beat.

Motornya di bawa kabur,tapi dari permulaan penyidikan pihak kepolisian siap meringkusnya karena karena sudah nengantongi data awal penyidikan Masih kata Suryanto menegaskan.

Akibat peristiwa tersebut masa yang kadung marahpun melakukan pemukulan tepat di muka pelaku sehingga nampak wajahnya berlumur rarah dan matanya lebam.

Semula BN berusaha di tolong oleh warga karena menganggap sebagai kecelakaan biasa namun diapun berusaha justru merasa ketakutan sendiri dan lari ke Desa tetangga yakni Kubangsari.

Jumadi SH MH Kapolsek Ketanggungan  selepas apel siaga di polrespun  geram dengan kejadian di wilayah binaannya yang selama ini aman terkendali. Babinkamtibmas kami selalu hadir dengan masyarakat tegasnya soal keamanan khususnya di wilayah Kecamatan Ketanggungan.

Unit Serse Polsek Ketanggungan terus memburu pelaku Begal yang masih buron. Nomor Hand phonnya sudah di lacak namun tidak aktif  Ujarnya menjelaskan.

Dari pantauan di tempat kejadian,Toha yang sering mengatur pengamanan di depan masjid jami Kubangwungu menuturkan bahwa kejadian itu di anggap hampir tidak bisa di percaya.

Keadaan sudah pagi kira – kira jam enam,kejadian itu dan banyak masyarakat yang melihat – urainya serasa kaget karena di anggap cukup berani.

Bagi masyarakat di minta waspada karena sekarang kejahatan tidak mengenal waktu tapi adanya kesempatan.

Penulis: M Ryadi MPI Brebes

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here