Oknum Kades Diduga Terlibat Ilegal Logging Di Cibeber Lebak

0
161

LEBAK  PIONLINE Adanya pembalakan liar di area Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) di Blok Cikidang Desa Kujangsari Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak Provinsi Banten, membuat masyarakat Cisungsang dan Cisitu Geram.

Menurut keterangan warga yang disampaikan kepada awak media, penebangan liar atau illegal logging secara besar-besaran di area Taman Nasional Gunung Halimun salak (TNGHS) yang terjadi  pada tanggal 21 Oktober sampai dengan 23 Oktober tersebut, diduga ada keterlibatan seorang oknum Kepala Desa. 

Bahkan menurutnya (warga-Red), kegiatan penebangan liar tersebut sempat di sergap oleh sebagian warga yang tidak senang dengan adanya penebangan kayu di area TNGHS. Dan dalam penggerebegan tersebut diketahui 3 orang pelaku penebangan inisial O, U, dan E.

 Lebih lanjut dia mengatakan (warga-Red), sudah kita ketahui bersama bahwa masyarakat di sekitar sini pekerjaannya sebagai Penambang Emas Tanpa Ijin (PETI) dikawasan ini, dengan syarat tidak di perbolehkan merusak lingkungan atau menebang pepohonan yang ada di sekitar, dan masyarakat harus menata rimba ini menjadi Zona Konservasi.

“Saya selaku tokoh masyarakat sangat menyayangkan dengan adanya penebangan liar ini, karena bukan hanya telah melanggar undang-undang, akan tetapi juga telah mengingkari kesepakatan yang ada, dalam hal ini saya berharap, agar siapapun pelakunya harus di proses secara hukum”, katanya. 

Sementara itu M. Yusuf, Wakil Ketua Lembaga Tinggi Komando Pengendalian Stabilitas Ketahanan Nasional Pers Informasi Negara Republik Indonesia (LT-KPSKN-PIN RI),  menanggapi secara serius atas terjadinya penebangan liar di area hutan TNGHS tersebut. 

“Kami akan melaporkan Kasus ilegal logging ini ke pihak yang berwajib, serta akan berkoordinasi dengan Pihak TNGHS , Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) , agar secepatnya kasus ini bisa di proses”, tegasnya. (red)

Laporan: Asep Dedi Mulyadi MPI Banten 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here