Terjadi Insiden Kecil Di Beberapa Desa Saat Pilkades Rembang

0
532

PIONLINE REMBANG   Rabu 6 November 2019 Pilkades serentak di kabupaten Rembang. Ada 237 desa yang melaksanakan pemilihan kepala desa, dan ada 12 desa yang di perkirakan sebagai titik rawan dalam pemilihan. Bupati sambangi beberapa tps guna memonitoring pelaksanaan pilkades agar berjalan dengan lancar, Aman dan kondusif. 

Masyarakat Rembang berbondong – bondong ke tempat pemungutan suara untuk memilih pimpinan atau kepala desa mereka. Sejak pagi hingga sore forum komunikasi pimpinan (forkopimda) rombongan dengan bupati dan juga aparat kepolisian juga TNI giat pantau dan sambangi sejumlah TPS.

informasi dari warga, dugaan masih banyaknya yang menggunakan money politic di pemilihan kepala Desa di kabupaten Rembang. Money Politic adalah suatu tradisi untuk memenangkan suatu kompetisi pemilihan kepala desa, bahkan menset tersebut masih sangat sulit untuk di hilangkan.

Dalam persaingan pemilihan kepala Desa menurut informasi dari masyarakat, para Cakades mengeluarkan amplop yang isinya 50 ribu hingga 100 ribu bahkan juga ada yang lebih, dengan dalih sebagai pengganti uang bensin atau lelah. 

Walaupun dengan kata lain amplop tersebut sebagai pengganti bensin, tetap saja namanya “money politic”. Padahal deklarasi anti money politic juga telah di gelar sebelum pelaksanaan pilkades serentak dan Rembang menjadi contoh nasional  pilkades yang bersih tanpa money politic. 

Bupati saat sambangi TPS di desa Sumberjo mengatakan hasil monitoring secara umum pilkades di desa Sumberjo berjalan dengan aman dan lancar bahkan sebagai tps yang paling tercepat di kabupaten Rembang yang melaksanakan pilkades. Hasil pilkades di desa Sumberjo memiliki 5 cakades, yang terpilih kades Slamet Rahayu dengan memperoleh suara 1271 unggul suara dari Linggo utomo 70 suara.

Sedangkan di sejumlah Desa lain seperti Mondoteko cakades incumbent malah tumbang yakni Salamun kalah dengan cakades pendatang , Sudarto dari desa Ngadem.Sedangkan yang unik lagi di desa Tunggulsari Kaliori sang suami kalah dengan perolehan suara istri. 

Di desa Kabongan kidul pelaksanaan pilkades sangat lamban dan semrawut karena panitia pelaksana di duga tidak bisa mengatur pelaksanaan, hingga menuai keributan di tps desa Kabongan kidul. Sehingga di turunkan beberapa  petugas keamanan dari polres, camat, kapolsek dan juga Danramil Rembang kota turun mencari tau sebab terjadinya kekacauan di TPS Kabongan kidul.

Dalam  pelaksanaan pilkades serentak di kabupaten Rembang ada beberapa desa yang sempat ada insiden kecil pada saat perhitungan suara di laksanakan. Seperti di desa Sulang kecamatan Sulang, dan desa Sumber girang Lasem .

Kapolres Rembang AKBP Dolly A. Primanto menyerukan kepada angggotanya tetap semangat dan menjaga netralitas Polri.

Laporan: Tanti dan Sis MPI Rembang

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here