Alarm, Jepara Darurat HIV/ AIDS

0
194

PIONLINE JEPARASiapa tak kenal Jepara. Kondang dengan kota ukir, kini sungguh mengenaskan prevalensi HIV/ AIDS, berdasarkan estimasi kumulatif di tahun 2018, menempati peringkat pertama untuk kasus virus HIV/ AIDS di provinsi Jawa Tengah.

Tahun 2015 tercatat ada 603 kasus, tahun 2016, jumlahnya terus bertambah menjadi 721 kasus. Setahun berikutnya meningkat menjadi 870 kasus dan di tahun 2018 menjadi 1039 kasus HIV/AIDS sungguh suatu peningkatan yang sangat signifikan sekali. Angka kasus HIV/ AIDS di Jepara tiap tahun cenderung meningkat.

Tahun 2016, tercatat ada 118 kasus baru, dan naik menjadi 149 kasus baru. Di tahun 2018 melonjak menjadi 169 kasus baru. Dan hingga Agustus 2019 tercatat sudah ada 96 kasus HIV/ AIDS sehingga sampai Agustus lalu yang terdeteksi dan tercatat mencapai 265 kasus di Jepara. “Makanya Jepara di darurat HIV / AIDS”, jelas M Fakhrudin yang juga sebagai sekertaris KPA Jepara( 7/11/2019).

Ketua komisi C DPRD kabupaten Jepara Nur Hidayat juga mengaku sangat prihatin dengan meningkatnya jumlah kasus penderita HIV / AIDS di Jepara. DPRD dari komisi C yang membidangi kesehatan ini menghimbau stakeholder dan elemen masyarakat agar sama – sama bergerak untuk menangani persoalan HIV / AIDS tersebut.

“Hal ini merupakan tanggung jawab kita semua kejadian darurat HIV ini merupakan catatan penting bagi kita, untuk segera melakukan pencegahan dan tindakan yang kongkrit,agar HIV/AIDS tidak terus bertambah”, ujar Nur Hidayat. Kasus HIV/ AIDS ini, tak bisa bisa di pandang sepele “, imbuh Nur Hidayat. Sebab kasus ini akan terus memunculkan berbagai dampak, baik terkait urusan kesehatan maupun sosial. “Komisi C akan memberikan support secara total dari sisi anggaran ataupun yang lainya. Upaya sosialisasi, pencegahan dan penanggulangan HIV/ AIDS harus di lakukan dengan maksimal dan lintas sektoral “, tambahnya. 

Virus HIV / AIDS harus bisa teratasi dan terdeteksi sejak dini, agar menyebaran virus tersebut dapat di tekan, virus yang di tularkan melalui hubungan sex ini, sungguh memperhatikan. Dari tahun ke tahun jumlahnya terus meningkat.

Laporan: Tan & sis MPI Rembang

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here