Polisi Bongkar Kasus Travel Bodong

0
84

PIONLINE BEKASI Tim Garuda Polresta Bandara Soekarno-Hatta mengungkap kasus dugaan penipuan bermodus umrah dan haji yang dilakukan Duta Baitul Mal.

Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, AKP Alexander mengatakan, kasus tersebut bermula dari penyerahan dua orang saksi oleh Kementerian Agama.

Diketahui, kedua saksi itu merupakan pengurus perjalanan umroh Duta Baitul Mal.

Di mana perjalanan umrah tersebut diduga diselenggarakan secara non-prosedural,” ujar Alexander saat memberi keterangan pers di Polres Bandara Soekarno-Hatta, Selasa 12/11/2019.

Agen perjalanan umrah tersebut menampung 45 orang jemaah yang rencananya diberangkatkan melalui Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada 1 Oktober 2019. Para jamaah Sempat 8 hari terlantar di tanggerang tanpa kepastian.

para jemaah tersebut batal diberangkatkan karna tiket pesawat yang bermasalah.

Tersangka A alias Y menjanjikan 45 korban akan diberangkatkan 7 Oktober 2019. Namun, perjalanan tersebut kembali batal.

Atas laporan tersebut Team Garuda Sat Reskrim Polres Bandara Soetta melakukan penyelidikan dan penyidikan, dan bekerjasama dengan kementerian agama. Dan di dapatkan Duta Baitu Mal tidak terdaftar di kementerian agama.

Tersangka kemudian diamankan di Kabupaten Sopeng, Provinsi Sulawesi Selatan pada Rabu, 30 Oktober 2019.

Atas perbuatannya A disangkakan melanggar Pasal 122 Jo Pasal 115 Undang-undang Nomor 8 tahun 2019 tentang penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

Ancaman hukuman penjara enam tahun dan atau denda paling banyak Rp 6 miliar

Laporan: Shendi MPI Bekasikota

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here