Brebes Mendadak Gagal E Voting

0
77

Hiruk pikuk perencanaan pilkades serentak gelombang ke Dua Brebes dengan metode e voting di pastikan  “GAGAL”.

PIONLINE BEREBES Sebelunya Plt Pemdes Laode Aries Vindar yakin pilkades yang akan di gelar Desember nanti menggunakan e.voting. “Kita pastikan dengan e.voting” ujarnya saat sosialisasi di aula Islamic Center beberapa waktu yang lalu dan juga di hadiri oleh panitia pilkades dari beberapa kecamatan.Keyakinan itu di kuatkan bahwa alat SID telah ready. Harapan Brebes menjadi Mercusuar berantakan.

Idza Priyanti,SE Bupati Brebes telah memastikan pelaksanaan pilkades serentak dengan cara manual atau konvensional yakni dengan coblos gambar calon,Jumat (22/11) yang sebelumnya melakukan Rapat Terbatas (ratas-red) di dampingi Rofiq Q Adzam Kadipermades yang khusus membahas kegagalan pelaksanaan pilkades e voting.

Di hadapan media beliau tidak memerinci alasan mengapa cara e voting di batalkan,cuma mengatakan belum siap alat SIDnya,padahal sejauh ini sudah ada beberapa desa yang menyerahkan uang pembelian alat tersebut ke vendor.

” Ya belum siap alat SID nya jadi gagal e voting” ujarnya.

Puwanto Ketua Ormas Lappas RI menenggarai berbeda menurutnya ada sesuatu yang berkait dengan dana yang telah di setor sejumlah kepala desa ke vendor

“Ada kerugian cukup besar atas penyerahan dana ke PT.Inti” tukasnya yang di repost laman wawasan.com(22/11)karena menurutnya dana tersebut di serahkan ke PT DS (Damai Sejati ) tapi ternyata tidak di serahkan semua.

Keganjilan dalam artian dana yang di serahkan pada vendor yang tidak profesional secara sistematik. “Bagi desa yang di rugikan segera melapor pada institusi hukum yaitu Polres atau Kejaksaan” Sarannya, dengan begitu akan jelas. Indikasi ada fee yang di terima oleh mediator juga mengaroma pembeluan alat SID,tapi masih perlu pengkajian mendalam.

Alhasil panitia pilkades Desa Kubangsari yang memang telah mengirim surat ke Pemdes Brebes terjawab sudah.

Isi suratnya tertanggal 21/11-2019 yang di kirim lewat elektronik ( WA ) isinya permohonan para Balon agar di gelar pada tempat terbuka ( Lapangan – red ) meski tetap e voting.

” Bagi panitia di manapun tempatnya tak masalah yang penting ada rekomendasi Bupati ” Jelas Raun sekretaris panitia yang juga di amini oleh Riyadi dan panitia lainnya di Sekretariat Pilkades.

” Kita tunggu jadwal waktu pelaksanaan yang pasti dari Bupati yang katanya di laksanakan dalam satu hari” Tambah Wahyu yang menempati posisi sebagai wakil Ketua Panitia.

Terlepas dari gonjang ganjing pelaksanaan pilkades terpenting adalah para Balon,Teamses dan Pendukung tetap dalam jargon “DALAS” yaitu Kependekan dari Damai..Lancar dan Sukses.!

Laporan: Mohammad Riyadi MPI Brebes

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here