Siap Sosialisi  Desa Bayah Timur, Stop Galian PDAM

0
148

LEBAK, PIONLINE – Proyek Peningkatan Kapasitas IPA Bayah KAP. 20/Detik di Kampung Bungkeureuk Blok Pasir Jampang Desa Bayah Timur Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak-Banten bersumber dana dari kementrian PUPR Dirjen Cipta Karya Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Banten senilai RP. 10.251.907.033,98,- yang dilaksanakan oleh PT. Tirta Sarana Mulia Technologi di soal warga. 

Warga Kampung Bungkeureuk merasa dirugikan oleh pihak pelaksana, pasalnya, galian didepan rumah warga yang sudah selesai dikerjakan tidak di rapihkan kembali seperti semula, dan mengatakan belum pernah di adakan sosialisasi proyek galian pemasangan pipa PDAM tersebut. 

“Terus terang kami merasa tidak dihargai, baik itu oleh pihak pelaksana atau pihak PDAM, karena selama ini tidak pernah ada pihak yang melakukan sosialisasi dengan warga, katanya. Sebelum ada sosialisasi dan tidak ada konpensasi bagi kami, kami tidak akan izinkan untuk galian pipa PDAM ini si lanutkan”, Tegas Risma.

Sementara itu, Kepala Desa Bayah Timur Agus Iyep Iswahyudi, yang sedang meninjau lokasi galian pemasangan pipa (26/11/2019), kepada wartawan juga menjelaskan, bahwa pihak pelaksana tidak pernah melakukan sosialisasi dan koordinasi dengan masyarakat atau pihak Pemerintah Desa Bayah Timur. 

Selama ini banyak keluhan warga yang disampaikan kepada saya tentang pekerjaan ini. Baik tentang galian maupun tentang tenaga kerjanya. Para pekerjanya bukan orang sini, semuanya orang Cirebon dan Kabupaten Sidoarjo, makanya hari ini saya cek kelokasi.

Saya intruksikan kepada pekerja untuk tidak melanjutkan dulu pekerjaan,  terutama yang mengganggu lahan dan bangunan warga, sebelum ada sosialisasi dengan masyarakat dan Pemerintah Desa,” jelas Iyep.

Umaedi, yang menurut keterangan selaku pimpinan proyek, terkesan menghindar untuk di kondirmasi awak media juga LSM, pasalnya susah di temui baik dilokasi atau di tempat nginapnya, begitu juga sulit untuk dihubungi via telepon, karena tidak ada satu orangpun yang tahu atau memiliki nomor kontaknya. (red)

Laporan: Asep Dedi Mulyadi MPI Banten

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here