Unjuk Rasa Warga Desa Krikilan Menyoal Pembangunan Pipa Stasiun Gas

0
140

PIONLINE REMBANG 23 Desember 2019, puluhan warga desa Krikilan – Sumber lakukan unjuk rasa di depan kantor kecamatan Sumber. Aksi warga Krikilan sontak membuat warga sekitar kantor kecamatan heboh. Mengingat di saat yang sama ada kegiatan Dinamika Pembangunan di kantor kecamatan yang di hadiri oleh bupati dan wakil bupati beserta seluruh jajarannya. 

Warga yang melakukan aksi unjuk rasa menyerukan permintaan supaya pembangunan Stasiun pipa gas di bangun di desanya yakni desa Krikilan. Sebab di desa tersebut sudah ada sumur gas. Salah satu aktor unjuk rasa Sadiman mengatakan ” supaya nantinya pihak pemerintah bisa membangun stasiun gas di desa Krikilan.

“Gas atau sumur gas yang ada di desa Krikilan harus di olah di desa Krikilan sendiri. Sadiman atau yang di sapa Kecus itu kemudian minta kepada pihak terkait untuk bisa  memenuhi  keinginan warga desa Krikilan.” Belum ada sosialisasi kepada warga desa Krikilan, kok sudah membeli tanah pengolahan gas di desa Jatihadi” papar Sadiman alias Kecus.

Sukirno kades Krikilan juga membenarkan,jika sampai saat ini memang belum ada sosialisasi kepada warganya perihal masalah itu. Selama ini pihak BUMD / perusahaan yang menangani proyek gas PT RME,” kata Sukirno kades Krikilan kepada wartawan di depan kantor kecamatan. Sukirno juga menjelaskan kalo dari pihak pertamina tidak ada masalah.

Dari PHE (Pertamina Hulu Energi ) tidak ada masalah.Cuma keinginan warga desa Krikilan Depo gas harus ada di desa Krikilan sendiri.Selain itu warga juga sudah lama mendengar kebisingan.

Tapi tahu – tahu pihak BUMD melayangkan surat penanaman pipa gas, ” sontak membuat kaget warga. Dari empat perusahaan yang bertanggungjawab adalah dari PT .  RME ( Rembang Migas Energi) milik BUMD Rembang, PT PT PHE ( Pertamina Hulu Energi) ,PT Bahtera Andalan Gas ( BAG) dan PT Super Energi ( SE) . Yang sebelumnya juga sudah di adakan audiensi dengan Dewan di ruang rapat paripurna DPRD kabupaten Rembang bersama team 7 (LSM) yang di pimpin oleh ketua LSM Tajam Sunarto namun tidak menemukan titik temu, karna dari pihak – pihak yang seharusnya bertanggung jawab tidak hadir. 

Laporan: Tan & Sis  MPI Rembang

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here