Pembangunan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Di Kecamatan Bayah Terkesan Dipaksakan

0
84

LEBAK  PIONLINE –  Paket pembangunan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) KLPD Pemerintah Daerah Provinsi Banten Satuan Kerja Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Pemukiman Tahun Anggaran 2019 dengan anggaran Rp. 150.000.000,- (Seratus Lima Puluh Juta Rupiah)  yang ada di Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak terkesan di paksakan.

Di duga pengajuan program pembangunan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Desa-desa yang ada di Kecamatan Bayah tersebut tidak berdasarkan pengajuan dan skala prioritas pasilitas yang di butuhkan masyarakat.

Pasalnya, masyarakat yang berdekatan dengan bangunan tersebut banyak yang tidak setuju saat mau dipergunakan sebagai tempat pembuangan sampah, dengan alasan akan menimbulkan bau dan berkumpulnya lalat. Yang akhirnya bangunan dan pasilitas penunjangnya berupa 2 unit motor bak pengangkut sampah Merk Viar terbengkalai tidak bermanfaat, dan ini artinya tidak sesuai dengan pengajuan apa yang menjadi kebutuhan prioritas dari masyarakat.

Sehingga pembangunan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) tersebut terkesan dipaksakan dan hanya menghambur-hamburkan uang negara.

Seperti pakta yang di temukan wartawan ketua DPC LSM JAPATI Lebak Rd. Didi Suharyadi dilapangan, bangunan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang ada di Desa Bayah Barat, Desa Sawarna, Sawarna Induk dan Desa-desa lain yang ada di Kecamatan Bayah, semua bangunan dan motor itu tidak berpungsi sebagaimana peruntukannya.

Dalam hal ini, kepada wartawan MPI, Ketua DPD LSM JAPATI, Selasa (21/012020) menyampaikan bahwa, memandang program ini terkesan dipaksakan dan juga di khawatirkan telah terjadi main mata antara pihak Perkim Provinsi Banten dengan Desa-desa yang menerima bantuan paket pembangunan Tempat Pembuangan Samapah (TPS) tersebut.

“saya akan menyikapi dan melakukan investigasi secara serius atas temuan saya ini, dan saya akan membuat pelaporan apabila ternyata terindikasi terjadi kemufakatan untuk melakukan korupsi”, tegas Didi. (red).

Laporan: Asep Dedi Mulyadi MPIBanten

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here