Penganiayaan Karyawan PT Cemindo Gemilang Tidak Terbukti, Berakhir Damai

0
28

LEBAK  PIONLINE Heboh, tersiar kabar bahwa ada salah satu karyawan  PT. Cemindo Gemilang bernama Wiri, yang mengaku telah di gebugin oleh team pengamanan PT. Cemindo Gemilang, Jum’at (31/01/2020) tidak terbukti dan telah diselesaikan secara musyawarah.

Menurut Manager CSR PT. Cemindo Gemilang Ari Wahyu Setiawan, kejadian ini berawal dari saudara Wiri yang ketauan dari rekap CCTV mengmbil sepatu rekan kerjanya, sehingga pada Kamis malam (30/01/ 2020)  pihak keamanan meminta ijin ke atasanya Wiri yang saat itu sedang bekerja untuk di pinta keterangan oleh pihak ke amanan, dan setelah selesai saudara Wiri dikembalikan ketempat kerja semula.

Pagi harinya dikabarkan, Wiri sudah terkapar kesakitan dan dirawat di Puskesmas Bayah, dengan pengakuan bahwa dirinya di pukuli oleh pihak keamanan PT. Cemindo Gemilang,  sampai dalam pengakuanya tulang rusuk patah dan di sengat oleh puntung rokok.

Dari pihak keamanan PT. Cemindo tidak merasa melakukan itu,  sehingga langkah yang terbaik pembuktiannya di lakukan visum dokter, terang Ari.

Sepulang dari RSUD Malingping Wiri (korban-red) langsung dibawa ke Koramil 0315/Bayah untuk dimintai keterangan hasil visum, disaksikan Kapolres Lebak, AKBP. Firman Adreanto, Dandim 0603/Lebak Letkol Kav. Yudha Setiawan. Dan hasil Visum dari RSUD Malingping dari dokter dinyatakan tidak ada bekas penganiayaan.

Selanjutnya dilaksanakan perdamaian antara kedua belah pihak, yang disaksikan Dandim 0603/Lebak Letkol.Kav.Yudha Setiawan,Kapolres Lebak, AKBP Firman Adreanto, Danramil 0315/Bayah Kapten Arm A.Rosyid, Dansub Denpom Lebak Letu Cpm Riswara, Pasi Intel Kodim 0603/Lebak Kap.Arm M. Basori, Kapolsek Bayah AKP. Tatang Warsita, Kompol Juliandri (Pam Opit PT.Cemindo Gemilang), Kepala Desa Pamubulan Ago Juhani dan Wiri (korban-red) di Kantor Koramil 0315 Bayah, Jum’at (31/01/2020) pukul.19:40WIB.

Pada kesempatan tersebut, pihak korban dengan pihak perusahaan sudah saling mema’afkan dan diharapkan kejadian tersebut tidak terjadi lagi.

Sesuai permintaan pihak korban, untuk biaya pengobatan diberikan dari Kapolres Lebak, kepada pihak keluarga korban sebagai bentuk rasa simpatik dari Kapolres Lebak.

Dalam acara islah tersebut Wiri mengungkapkan,  bahwa pihaknya tidak akan menuntut secara hukum atas kejadian tersebut, dan meminta agar oknum security tersebut tidak lagi berada diperusahaan di Wilayah Bayah. (red)

Laporan: Asep Dedi Mulyadi MPIBanten

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here