Polda Metro Jaya Terima Laporan LBH HIMNI Terkait Penghinaan Etnis Nias

0
59

PIONLINE JAKARTA Buntut ujaran kebencian dan penghinaan rasial dalam bentuk verbal yang dilakukan oleh akun twitter #AkalSehat @RGFansclub2019, akhirnya resmi dilaporkan di kepolisian oleh Tim LBH HIMNI (Himpunan Masyarakat Nias Indonesia). (3/2/2020).

Tim LBH HIMNI yang diwakili oleh Direktur LBH HIMNI Wiradarma Harefa, SH., MH didampingi oleh Advokat Sukadamai Ndruru, SH dan pelapor Amakhaita Laoli (yang diwakili Yosefo Laoli).

Laporan Tim LBH HIMNI sudah diterima oleh Tim Krimsus Polda Metro Jaya Komisaris Polisi Ngadimin SH di Jakarta dengan Nomor. TBL/722/II/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ tertanggal 03 Februari 2020.

Pemilik akun twitter #AkalSehat @RGFansclub2019, membuat pernyataan provokatif yang menciderai perasaan marga Laoli dan masyarakat Nias pada umumnya.

“Ini tidak bisa dibiarkan. Setidaknya pemilik akun #AkalSehat memberi klarifikasi atas muatan tweet yang sungguh menciderai rasa kemanusiaan itu. Kata ‘anjing’ yang diasosiasikan terhadap marga Laoli merupakan sebuah sikap tidak terpuji dalam kerangka dinamika pembangunan dan revolusi mental nasional yang lebih kompleks”, jelas Yosefo Laoli saat ditemui di Polda Metro Jaya.

Menurut Wiradarma, diterimanya laporan dari Tim LBH HIMNI merupakan langkah awal yang baik untuk mengusut kasus penghinaan ini menjadi lebih terang benderang.

“Tim Krimsus Polda Metro Jaya menyambut baik dan sudah menerima laporan kita. Mereka juga berjanji bahwa sesegera mungkin akan melakukan penyelidikan terkait tindak pidana yang sedang dilaporkan dan dalam minggu mendatang akan memastikan unit mana yang akan secara khusus menangani kasus ini”, kata Wira.

Penghinaan etnis Nias oleh akun tersebut sudah viral di medsos, dan banyak netizens merasa prihatin bahwa hal-hal seperti ini tidak layak terjadi di tengah kemajemukan yang ada di wilayah NKRI yang menganut dasar Pancasila. (Laporan: TIM MPINias)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here