Simposium Nasional Pemuda Indonesia

0
17

PIONLINE BEKASI Dalam rangka Milad ke-73 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mengadakan Simposium Nasional Pemuda Indonesia Indonesia bertajuk  “Transformasi Pemuda pemuda Indonesia Emas” di Auditorium Universitas Pelita Bangsa, Kabupaten Bekasi (05/2/2020)

73 tahun Perjalanan HMI mengabdi untuk Umat, Bangsa dan Negara serta menjadi agen generasi pemimpin di masa depan dan ahli di berbagai bidang dalam kehidupan bermasyarakat. HMI Cabang Bekasi menyelenggarakan Simposium Pemuda sekaligus pemotongan tumpeng untuk memperingati diesnatalis HMI yang ke-73 di Auditorium Universitas Pelita Bangsa pada Rabu (5/2/2020).

Selain dihadiri oleh Pelajar, Mahasiswa dan Pemuda se Kabupaten Bekasi, dalam acara Simposium Nasional tersebut hadir pula beberapa tokoh, seperti Prof. DR. Siti Zuhro, MA (Peneliti Utama LIPI – MN KAHMI), UU Rizhanul Ulum, SE (Wakil Gubernur Jawa Barat), Budiyanto, S.Pi (Anggota DPRD Kab. Bekasi, CEO Budiyanto Corporation), Hamzah (Rektor Universitas Pelita Bangsa).

Mustofa Kamal Dalam acara ini Sang Ketua Umum HMI Cabang Bekasi menjelaskan bahwa HMI selalu berpegang teguh pada komitmennya untuk selalu ikut serta dalam proses pembangunan dan selalu mengabdi untuk kemaslahatan umat. “HMI sangat berkomitmen terhadap pembangunan kedepan terkait penggunaan di tengah-tengah mahasiswa dalam dunia kampus dengan mengembleng, membina secara terus menerus dan berkesinambungan agar mahasiswa tidak hanya mendapatkan pelajaran di ruang-ruang kelas tetapi mampu mengimplementasikan melalui organisasi khusus nya yang aktif di HMI,” ujarnya.

Untuk ke depannya HMI akan terus menampung gagasan-gagasan dan terus mengasah pemikiran yang kreatif para kader dan kemudian dikemas melalui program kerja dengan kegiatan-kegiatan yang aktif sehingga memberikan warna sendiri selama menjadi mahasiswa.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama, Mustofa Kamal juga menuturkan, bahwa HMI mempunyai catatan-catatan khusus untuk memperbaiki pembangunan yang ada.  “Tentu ada catatan konsen terhadap pembangunan daerah banyak sekali belum optimal, contohnya kebersihan melihat di daerah pinggiran yang masih kumuh menimbulkan penyakit berbahaya dalam kehidupan manusia untuk perkembangannya, masih belum terjangkau pemerintah maka dari itu catatan dari HMI Cabang Bekasi untuk membenah diri segera Kabupaten Bekasi banyak persoalan,” jelasnya.

Panelis Prof. Dr. Siti Zuhro, MA mengangkat thema

Membangun generasi milenial yg transformatif menegaskan saat pilpres ada sekitar

60-70 juta pemilih pemuda dan itu merupakan kaum milenial yang potensial.

Rasio kependudukan produktif dan non produktif dengan

Bonus demografi.

Siti Zuhro juga menyoroti Kesehatan, pendidikan vokasi,  enterpreneur menjadi pengusaha.

Mulai 1928 pemuda agent of change dengan Kreteria :

Abality:kemampuan melaksanakan tugas.

Capability: Kemampuan memimpin,

Pendidikan berkarakter budaya bangsa bersumber pada Pancasila,

Era digital menuju industri 4.0.

Pemuda sebagai leader & agen perubahanenuju industri 4.0.

Kecerdasan sosial responsif.

Klemahan pemuda ingin hasil yg instan.

Sementara itu Panelis Budiyanto, S.Pi. Alumni Jurusan Perikanan IPB ini menguraipaparkan pengalamannya sebagai anggota dewan dan pengusaha untuk dapat digetoktularkan kepada para mahasiswa dan pelajar yang Hadir dalam Simposium Nasional dalam rangka Milad ke-73 HMI dengan penutup agar semua jangan mudah menyerah dan berputus asa dalam berusaha “Proses tidak akan  mengkhianati hasilnya”, pungkas Budiyanto. (red)

Laporan: Agus Yusbiyadi MPIBekasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here