Ijazah Herman Jaya Harefa Secara Akademi Batal Demi Hukum Bertentangan UU No 12 Tahun 2012

0
895

PIONLINE JAKARTAOmbudsman Republik Indonesia (ORI) Melalui surat No B/777/LM.21- K7/0173.2019/VIII/2019 tgl 27/08/2019 perihal hasil pemeriksaan yang ditunjukkan kepada Loozaro Zebua.

Dalam surat menyebutkan Ombudsman RI, telah melakukan prmeriksaan terhadap Laporan,  dengan mengenai belum adanya tindak lanjut Oleh Kementerian Agama RI sesuai pasal 28  ayat (3) UU No 12 tahun 2012 tentang pendidikan tinggi.

Pada tgl 22 April  2019, ORI telah melakukan pertemuan dengan Ditjen Bimas Kristen dan Itjen kementerian Agama RI untuk melakukan audit, insvestigasi terkait penyelenggaraan pendidikan di STT Abdi Filadelfian Internasional dan STT Sunsunggos  serta meninjau ulang keabsahan Ijazah Sdr Herman Jaya Harefa yang dikeluarkan oleh sunsunggos .

Pada tgl 11/07/2019 ombudsman kembali melakukan pertemuan dengan Itjen kementerian Agama RI meminta tindak lanjut hasil pada tgl 22/04/2019. Pada tanggal 6/08/2019 Plt Irjen Kemenag RI,mengirimkan surat dengan nomor: R-649/IJ,/PS.002/08/2019 perihal tindak lanjut pertemuan tgl 22/04/2019. Pada intinya itjen kemenag RI telah melakukan audit investigasi terhadap STT Sunsunggos dan Abdi Filadelfian internasional  dengan hasil: a. STT Sunsugos tidak pernah melakukan transfer atau menyesuaikan nilai Herman Jaya Harefa, yaitu antara transkip nilai yang diperoleh dari STT Abdi Filadelfia Internasional dengan kurikulum yang berlaku di STT Sunsugos.

Perihal tersebut diatas bertentangan dengan pasal 28 ayat 1,2,3 dan pasal 42 ayat 1,2 UU No.12 tahun 2012 tentang pendidikan tinggi, pedoman monitoring dan evaluasi ujian skripsi perguruan tinggi Theologi Agama Kristen di Indonesia, Ditjen Bimas Kristen tahun 2009 dan lampirannya serta pedoman dan peraturan umum  sekolaj tinggi Theologia Sunsugos yang di tetapkan oleh Pdt Drs Gabriel Mangunsong M.Th pada tanggal 14 Januari 2010 angka VIII, evaluasi keberhasilan studi mahaSiswa huruf c.

  1. Ijazah Herman Jaya Harefa dengan nomor 02/ijazah/S.Pd.K/STTS/III/2013 tanggal 1 Maret yang diperoleh dari STT Sunsugos dan telahdi tanda sahkan oleh Dirjen Bimas Kristen adalah tidak sah NIKA Herman Jaya Harefa terdaftar pada tahun 2009, padahal sejak tahun 2009 Herman Jaya Harefa tidak pernah kuliah di STT Sunsugos.
  2. Gelar sarjana Herman Jaya Harefa secara akademik batal demi hukum karena transkrip bilai dari STT Sunsugos diperoleh tanpa proses perkuliahan, ujian dan penyesuaian dengan kueikulum yang berlaku du STT Sunsugos. Demikian

.

Catatan Jurnalis: Loozaro Zebua MPIKep Nias

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here