Pertolongan Pertama Pada Korban Tenggelam Saat Banjir

0
241

PIONLINE BEKASI RAYA Curah hujan yang tinggi di berbagai daerah membuat terjadinya banyak genangan air dimana-mana, sehingga membuat genangan air menjadi dalam, dengan datangnya banjir risiko tenggelam tetap selalu ada, terutama bagi orang yang tidak memahami teknik berenang.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui pertolongan pertama yang bisa dilakukan pada orang yang tenggelam.

Tenggelam adalah kondisi di mana seseorang tidak mampu menjaga mulut berada di atas air untuk bernapas. Pada saat tenggelam, air akan memasuki saluran pernapasan, sehingga menutup jalan pernapasan, dampaknya kesadaran korban akan berkurang sampai tidak sadarkan diri.

Ketika ada seseorang yang tenggelam, berikut ini langkah-langkah pertolongan pertama yang bisa dilakukan:

  1. Segera Minta Bantuan

Hal yang paling pertama yang perlu di lakukan bila melihat ada seseorang tenggelam adalah berteriaklah untuk menarik perhatian orang lain yang ada di sekitar. Terlepas dari kamu bisa langsung membantu atau tidak, tidak ada salahnya untuk meminta bantuan orang lain agar lebih mudah menolong korban.

  1. Keluarkan Korban dari Air

Setelah itu, lihatlah sekeliling kamu untuk mencari alat yang dapat membantu mengeluarkan korban dari dalam air. Bila korban masih sadarkan diri dan bergerak di dalam air, cobalah untuk memanggil dan menenangkannya. Kalau bisa, cobalah raih tangan korban ataupun menggunakan tali dan alat bantu lainnya. Yang terpenting, usahakan untuk segera mengeluarkan korban dari dalam air.

  1. Menolong Korban yang Sudah Tenggelam

Menolong korban yang sudah tenggelam hanya bisa dilakukan oleh tenaga terlatih ataupun orang yang memiliki kemampuan berenang yang cukup baik. Selain itu, penting juga untuk membawa perlengkapan yang memadai saat pergi memberikan pertolongan. Jangan sampai kamu ikut menjadi korban karena lalai dalam memberi pertolongan.

  1. Periksa Pernapasan Korban

Setelah korban tenggelam berhasil dibawa ke darat, segera baringkan ia. Periksalah apakah ia masih bernapas dengan cara mendekatkan telinga ke sebelah mulut atau hidung korban. Apakah kamu merasakan udara di pipi kamu? Atau apakah dada orang itu bergerak? Bila korban tidak bernapas, periksalah denyut nadinya selama 10 detik. Bila kamu tidak bisa merasakan nadinya, segera lakukanlah CPR (cardiopulmonary resuscitation). 

  1. Melakukan CPR

 CPR atau resusitasi jantung paru bisa kamu lakukan dengan menekan bagian tengah dada yang sejajar dengan puting dengan telapak tangan. Bila perlu, kamu bisa melakukannya dengan menggunakan dua tangan yang saling tumpang tindih. Tekanlah dada korban sedalam kurang lebih 5 sentimeter dengan hati-hati, sebanyak 30 kali dengan rata-rata kecepatan 100 kali tekanan per menit. Dengan kata lain, tekan dada sebanyak 30 kali dalam waktu sekitar 20 detik. Pastikan dada kembali ke posisi semula sebelum ditekan kembali. Kemudian, periksa apakah korban sudah bernapas. 

Bila korban masih juga belum bernapas setelah kamu melakukan resusitasi jantung paru, coba buka jalan pernapasannya dengan mendongakkan kepala korban dan mengangkat dagunya. Namun, lakukan hal tersebut dengan hati-hati, karena ada kemungkinan terjadinya cedera leher atau tulang belakang. Setelah itu, pencet hidung korban, kemudian tiupkan udara ke arah mulut korban. Tiupkan dua kali dalam satu detik.

Setelah korban sadar kamu bisa langsung larikan ke rumah sakit terdekat. Informasi yang berguna untuk korban tenggelam saat banjir melanda. Yang di kutip dari hallodoc. Hal yang paling terpenting lagi jangam biarkan anak-anak bermain di kobakan air banjir karna sangat berbahaya.

Air yang tenang justru sangat berbahaya karna arus dalam air sudah pasti deras dan akan meyeret korban masuk kedalam air.

Ditulis: shndy.m MPIBekasi

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here