Pabrik Penimbun Masker Di Gerebek Polisi

0
239

PIONLINE JAKARTA Ditnarkoba Polda Metro Jaya menggrebek pabrik serta penimbun masker ilegal.Sebanyak 10 orang pelaku YRH, EE, F, DK, SL, SF, ER, D, S, dan LF di tangkap dari penggerebekan pabrik dan gudang penimbunan maker di cilincing jakarta utara. Salah satu pelaku, YRH merupakan penanggung jawab dari pabrik ilegal tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya menjelaskan pabrik tersebut memang sengaja melakukan penimbunan tersebut untuk menaikkan harga jual masker di pasaran. ia menyebut tindakan ini terkait wabah virus korona yang saat ini sedang merabak hampir di seluruh negara.

Yusri Yunus menyebut, otak dari penimbunan dan pabrik ilegal tersebut saat ini sedang kami buru. Secepatnya kami berupaya untuk menangkapnya’ ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

Dari hasil penggerebekan tersebut Ditnarkoba Polda Metro Jaya mengamankan barang bukti sekitar 600 dus atau sekitar 30 ribu masker tak berstandar SNI kesehatan Indonesia karna tidak ada anti virusnya, Serta bahan baku dan pralatan produksi memang didatangkan dari cina langsung oleh otak dari kegiatan tersebut yang saat ini tengah kami buru.’ Jelas Yusri kepada awak media.

masker tersebut di jual seharga Rp 200 ribu per kotak. Padahal kalau harga normalnya saja itu berkisaran 20-25 ribu, Para pelaku tersebut bisa meraup keuntungan Rp 250 juta setiap harinya.

Pabrik ini sudah mulai beroperasi dari awal januari tahun 2020, Ditnarkoba Polda Metro melacak masih ada beberapa gudang yang coba melakukan penimbunan masker tersebut.

Para pelaku sudah kami tahan dan diperiksa ke Polda Metro Jaya. pelaku dikenakan Pasal 197 subsider Pasal 196 UU Nomor 36 Tahun 2009 terkait Kesehatan dan Pasal 107 UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan. Ancamannya adalah 5 tahun penjara ke atas, denda Rp 50 miliar.

Laporan: Shendi m MPIBekasi

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here