Kades Jambewangi Terseret Kasus Dugaan Pungli PTSL

0
254

PIONLINE BANYUWANGI – Kades Jambewangi Kecamatan Sempu Kabupaten Banyuwangi Ali Maskur yang baru menjabat kurang lebih 4 bulan ikut dilaporkan ke Polresta Banyuwangi terkait dugaan pungli PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) periode tahun 2018.Dalam kegiatan tersebut sertifikat selesai September 2019 dan sudah dibagikan kepada masyarakat peserta PTSL.

Ali Maskur saat itu menjadi anggota panitia PTSL bersama Eko Pusponijan selaku Ketua Panitia,Eko Susanto dan Musikan.Sedangkan peran Musikan sebagai penarik uang di masyarakat peserta PTSL Desa Jambewangi tahun 2018.

Edi Subiyantoro (55) selaku perwakilan warga dan juga sebagai pelapor mengatakan bahwa modus dari panitia saat itu menarik uang pendaftaran kepada pemohon PTSL sebesar 150 ribu rupiah tetapi ketika Sertifikat sudah jadi panitia kembali melakukan penarikan uang  yang besarannya bervariasi.

“Setelah Sertifikat jadi,panitia menarik uang lagi kepada peserta PTSL dengan angka bervariasi tergantung luasannya.Berkisar di angka 600 ribu sampai 2,5 juta rupiah,”terang Edi Subiyantoro sipelapor saat ditemui di rumahnya,Kamis (12/3/20).

Terkait penarikan biaya PTSL sebenarnya juga sudah diatur dalam Perbup Banyuwangi nomer.11 tahun 2018 tentang biaya PTSL tidak boleh melebihi 150 ribu rupiah.

Sementara ditemui terpisah Kasatreskrim Polresta Banyuwangi AKP. M.S.Fery membenarkan bahwa ada pelaporan dari masyarakat terkait dugaan pungli pada pelaksanaan PTSL tahun 2018 di Desa Jambewangi.

“Benar,ada laporan terkait dugaan pungli PTSL Desa Jambewangi.Saat ini masih dalam proses rangkaian penyelidikan.Kita sedang melakukan klarifikasi kepada yang bersangkutan baik pelapor maupun terlapor,”jelas Kasatreskrim AKP. M.S. Fery.(red).

Laporan: Bams/Giono MPI Banyuwangi

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here