Rizhoma “VS” Covid-19

0
161

PIONLINE BEKASI – Menteri kesehatan Indonesia terawan diberi buku panduan penanganan virus corona oleh pemerintah cina. Pemerintah Cina menyerahkan buku berjudul “Guidence For Corona Virus Disease 2019” ke pemerintah Indonesia.

Buku tersebut berisi tentang pengalaman pemerintah Cina dalam menghadapi dan menangani pandemik Corona yang terjadi di Wuhan, Provinsi Hubei.

“Agar pengalaman yang ada di Wuhan, yang sudah disampaikan Presiden Cina, bisa menjadi pelajaran di indonesia dalam menangani virus corona. Kemenkes tentu punya cara lain dalam menangani Corona, tapi Ini adalah pengalaman Cina dalam penanganan dan pencegahan pasien,” ujar Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melki Laka Lena di RSUP Persahabatan, Jakarta Timur, Sabtu, 14 Maret 2020.

Melki mengatakan mendapat buku itu langsung dari pemerintah Cina. Ia kemudian menyerahkan kepada Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto untuk dipelajari dan menambah pengetahuan tentang virus corona atau Covid -19.

Melki mengatakan dalam buku itu disebut pemerintah Cina memanfaatkan obat-obatan herbal untuk menyembuhkan corona. Bahan – bahan herbal itu dapat ditemukan di Indonesia.

Salah satu obat-obatan herbal yang tedapat di dalam buku tersebut adalah Rhizoma.

Rhizoma adalah jenis batang tanaman yang terletak di permukaan tanah atau bawah tanah yang mengandung simpul-simpul tempat akar dan pucuknya berasal (ditunjukkan di bawah). Rhizoma (juga dikenal sebagai batang bawah) unik karena mereka tumbuh tegak lurus, memungkinkan tunas baru tumbuh keluar dari tanah. Ketika dipisahkan, setiap bagian rhizoma mampu menghasilkan tanaman baru.

Rhizoma disebut juga dengan akar tinggal yaitu perkembangbiakan tumbuhan secara vegetatif alami. contoh : lengkuas, jahe, kunyit.

Masih banyak lagi herbal-herbal yang di jelasakan di dalam buku tersebut selain Rhizoma ada polyporus umbellatus dan masih banyak lainya yang akan di pelajari oleh kementrian kesehatan.


Laporan: Shndy.M MPIBekasi

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here