Unjuk Rasa Ormas GMBI Berakhir Ricuh

0
45

PIONLINE BEKASI – Pemilihan wakil Bupati  Bekasi sisa jabatan 2017-2022 di gedung Rapat paripurna Dewan Perwakilan Daerah  Kabupaten Bekasi , jawa Barat, ada dua kandidat, yaitu no urut 1 H. Akhmad Marzuki dan no urut 2 Tuti Nurcholifah Yasin.

Dalam pemilihan no urut 1unggul mendapat 40 suara, dari rivalnya  Tuti Nurcholifah Yasin yang tidak mendapat  suara satupun alias nihil.

Ketua Panlih Mustakim heran kok suara nomor urut 2 tidak ada sama sekali.  DPRD langsung menetapkan sebagai pemenangnya saudara  H Akhmad Marzuki menetapkan wakil Bupati terpilih.

Kemudian Panlih menyerahkan hasilnya ke Ketua DPRD Kabupaten Bekasi untuk segera ditindak lanjuti pimpinan Dewan , agar segera dilantik kata Mustakim kepada awak media Rabo ( 18/3/2020).

Dalam pemilihan wakil Bupati Tuti Nurcholifah Yasin tidak hadir, tapi Panlih tetap menjalankan tugasnya sampai akhir, 40 anggota DPRD Kabupaten Bekasi memilih  H.  Akhmad Marjuki menjadi wakil Bupati Bekasi.

Adapun tuntutan massa GMBI meminta agar dilantiknya wakil Bupati Kabupaten Bekasi di undur dengan alasan tidak sesuai dengan aturan Mendagri maupun Gubernur  Jawa Barat, selain itu massa GMBI meminta DPRD mengambil sikap tegas.

Merasa Asfirasinya tidak didengar  masa GMBI yang berada di luar gedung mulai beringas dengan melempari anggota Polisi.

Polisi pun membalas dengan menembakan water cannon untuk memecah kerumunan massa, dalam kerusuhan ini tidak ada korban jiwa.

Dilaporkan: Iqbal MPIBekasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here