Bangunan Rumah Makan Di Area Wisata Karang Taraje, Abaikan Tata Ruang

0
41

LEBAK PIONLINE – Adanya pembangunan lesehan dilokasi Wisata karang Taraje milik Pemda Lebak di Desa Darmasari Kecamatan Bayah yang rencananya akan diperuntukan sebagai rumah makan, telah mengundang tanya banyak pihak.

Pasalnya, tanah milik Pemda Lebak tersebut diketahui tidak di perbolehkan dipergunakan atau mendirikan bangunan tanpa ijin. Dan selama beberapa tahun kebelakang sempat dipergunakan oleh PT. Cemindo Gemilang dengan melakukan kontrak dengan Pemda.

Saat Wartawan konfirmasi pemilik bangunan “M” mengatakan, bahwa Dia telah mendapat ijin dari pihak Desa dan Kecamatan.

“Tanah ini memang milik Pemda dan sempat di kontrak oleh Cemindo, tapi sekarang sudah tidak di kontrak lagi oleh PT. Cemindo Gemilang,” terangnya.

Terkait pembangunan ini, saya sudah minta ijin sama kepala Desa dan Kecamatan, dan kemarin juga ada anggota Satpol PP Kecamatan yang mengambil photo pembangunan warung ini, tambah “M”.

Kepala Desa Darmasari saat dihubungi Wartawan Via Telephon Celuller, Selasa (24/03/2020)  mengatakan, bahwa pihak Desa hanya memberi rekomendasi ijin lingkungan dan belum mengajukan ijin ke Pemda Lebak.

“Cek saja  ke “M”, hanya sebatas Ijin lingkungan,” jelas Ahmadyani, menyampaikan dengan bahasa sunda.

Adanya pembungan rumah makan ini, juga mengundang tanya dari tokoh masyarakat Sawarna juga sebagai pemerhati lingkungan, AM Erwin Komarasukma. Dan berharap kepda pihak yang melakukan pendirian bangunan agar memperhatikan perijinan dan tata ruang.

Harapan Aa, siapapun yang membangun warung tidak masalah, hanya perlu kiranya dikonsultasikan dulu dengan Pemda tentang tata ruangnya atau lay out nya , agar kelihatan tertata , tertib dan tidak membangun di tepian pantai sekali yang seperti sekarang di bangun , harusnya tidak menghalangi pemandangan ke pantai , bagusnya bisa dibangun sebelah depan atau samping nya.

Contoh di sawarna, warung-warung yang ada dipinggiran pantai dipindahkan ke tengah.

Itu kan lahan Pemda Lebak , harusnya ada panduan dari Dinas terkait, contohnya Dinas Pariwisata, minimalnya konsultasikan dengan pak camat,” ungkap Erwin.

Sementara, wartawan belum mendapat jawaban dari Camat Bayah dan Kadispar Lebak, saat coba mengkonfirmasi lewat sambungan WhatsApp. (red)

Laporan: Asep Dedi Mulyadi MPIBanten

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here