Memutus Penyebaran Copid-19 Wisata Pantai Sawarna Ditutup Sementara

0
24

LEBAK PIONLINE – Dalam rangka pencegahan penyebaran virus covid 19 atau Corona pemerintahan Desa Sawarna Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak Provinsi Banten lakukan musyawarah dengan semua unsur lapisan masyarakat diantaranya RT.dan RW lembaga desa pokdarwis, balawista tokoh masyarakat, para pelaku wisata baik pemilik homstay, ojek, dan para pemilik warung di Aula Kantor Desa Sawarna, Selasa (24/03/2020)

Hadir MUI desa Sawarna juga perwakilan dari Forkopimka Bayah yang di wakili dari Anggita Polsek dan Koramil 0315 Bayah.

Dalam musyawarah tersebut Kepala Desa Sawarna Iwa Sungkawa S.pd mengatakan,  Musyawarah ini dilakukan menindak lanjuti intruksi Bupati Lebak terkait tindakan desa untuk mencegah meluasnya penyebaran Virus Covid 19 Corona. Kenapa wisata Sawarna untuk sementara kita tutup dulu bagi pengunjung dari luar kota /daerah yang masuk ke wisata Sawarna. Ini sebagai langkah antisipasi penyebaran virus Corona di wilayah Sawarna.

Banyaknya pengunjung dari luar kota, baik dari Jabodetabek dan dari derah lainya untuk berkunjung ke Sawarna. Kami dari pemerintahan berupaya mengantisipasi penyebaran virus korona di daerah  wisata, pada dasarnya kita salain menjaga jangan sampai penyakit tersebut masuk ke wilayah Sawarna.

Muali Tanggal 25 Maret 2020 Kawasan wisata Sawarna di tutup dengan waktu yang tidak di tentukan sampai melihat kondisi dan situasi dan arahan pemerintah untuk pengunjung dari luar daerah, apalagi daerah yang sudah masuk menjadi zona merah penyebaran virus Corona.

“Saya juga berharap pada masyarakat dalam melakukan kegiatan sarana ke agamaan seperti Isro Mi’raj di kampung- kampung yang belum melakukannya, untuk tetap menjaga jarak dan melihat kodisi,  ketika masih ada yang akan melaksanakan peringatan Isro mi’raj. Dan saya juga berharap pada masyarakat Desa Sawarna agar selalu menjaga kebersihan dan menjaga jarak interaksi dengan pendatang dan agar selalu rutin melakukan cuci tangan sehabis beraktivitas di luar rumah,”  pungkas Iwa.

Sementara Brigadir Eka Trisna yang mewakili Kapolsek Bayah menyampaikan maklumat  Kapolri untuk menjaga kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus Corona, sekaligus memantau dan melakukan pencegahan, dimana Kapolri mengintruksikan agar masyarakat tidak boleh melakukan pesta resepsi pernikahan atau hajatan, juga melakukan kumpul- kumpul atau melakukan kegiatan yang mendatangkan banyak orang,  apalagi para peserta yang datang dari luar daerah, mari kita sama sama putus mata rantai penyebaran virus Corona dengan cara melakukan aktivitas di rumah untuk sementara, kata Eka.

Ar. Sudrajat tokoh masyarakat dan Ketua BPD Sawarna mengapresiasi sikap pemerintahan desa yang melakukan penutupan sementara kawasan wisata Sawarna, agar saat ini tidak di kunjungi pengunjung dari luar wilayah. Sebagai bentuk antisipasi pencegahan penyebaran virus Corona saya juga berharap untuk warga masyarakat agar mendengarkan intruksi dari pemerintah, untuk sementara berdiam dulu di rumah selama 14 hari jangan sampai keluyuran ke luar daerah apalagi ke zona merah,  ujar Sudrajat.

Penutupan sementar Wisata Pantai Sawarna ini, juga mendapat apresiasi dari MUI Desa Sawarna, Eman Sulaeman, penutupan kawasan wisata desa Sawarna sangat kami apresiasi, dan kami harap masyarakat bisa mengikutinya, tapi untuk sarana keagamaan seperti Jum’atan dan pengajian jangan sampai masyarakat salah persepsi dalam menyimpulkan patwa dari MUI Pusat, karena patwa MUI tersebut di berlakukan untuk kawasan zona merah yang penyebaran virus coronanya sudah sangat aktip, tapi untuk wilayah atau kampung yang berada di desa yang masih aman agar tetap melakukan kegiatan aktifitas keagamaan seperti biasa dengan tetap menjaga kesehatan dan jarak dalam melakukan kegiatan ke agamaan.

“Mari kita jaga kesehatan  lingkungan dan keluarga untuk tetap jaga kebersihan,” pungkas Eman (red)

Laporan: Asep Dedi Mulyadi MPIBanten

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here