Aktivis, Pemda Lebak Agar Memutus Rantai Penyebaran Covid 19 Diperbatasan Secara Serius

0
85

LEBAK PIONLINE – Aktivis Lebak Selatan Hasan Sadeli, mendesak Pemerintah Daerah Lebak (Pemda Lebak) dapat melakukan upaya memutus mata rantai Virus Corona dengan serius, melengkapi para petugas di perbatasan yang melakukan pemerikasaan orang yang datang dari luar daerah dilengkapi dengan APD dan Thermoscanner. Dan memohon pada petugas yang melakukan pencegahan, bukan hanya mobilnya saja yang di semprot disinfektan, sebaiknya orangnya juga diperiksa pake Thermoscanner, serta ditanya darimana, hendak kemana dan asal dari mana.

Kita minta mitigasi dini, dan meminta Pemda Lebak lakukan pengecekan suhu tubuh menggunakan thermoscanner atau rapid test terhadap para pendatang diperbatasan, karena yang paling harus diantisipasi adalah jangan sampai ada orang yang sudah ODP apalagi PDP masuk wilayah kita.

Untuk menghindari terjadi hal yang lebih buruk, kami berharap, pencegahan dapat dilakukan secara spesifik dan efektif agar dapat membuahkan hasil yang positif, ungkap Hasan.

“Pihak dinas kesehatan baiknya segera bergerak, para petugas diperbatasan dilengkapi thermo scaner atau melakukan metode rapid test, agar pemeriksaan bisa lebih maksimal dan apa yang dilakukan tidak menjadi sia-sia,”  imbuh Hasan Sadeli, yang akrab disapa Citong, Selasa (07/04/2020).

Sementara Rustandi, Kepala Desa Cibareno Kecamatan Cilograng Kabupaten Lebak Provinsi Banten, yang merupakan wilayah desa yang berbatasan dengan Provinsi Jawa Barat mengaku, bahwa pada saat jajaran Forkopimcam Cilograng, Pemdes dan relawan melakukan pemeriksaan kendaraan dan orang yang datang diperbatasan yang lalu, hanya melakukan penyemprotan cairan disinfektan bagi kendaraan dan melakukan pendataan terhadap para penumpangnya. Tidak melakukan pengecekan suhu tubuh dengan thermoscanner apalagi metode rapid test.

“Thermoscanner belum ada, untuk warga yang datang di catat dari mana dan tujuan kemana, dan akan di jadikan dasar untuk melakukan tindak lanjut bagi masing-masing desa, kata Rustandi.

Kalau seperti itu lebih bagus, cuman hal itu mungkin ranahnya instansi lain, pungkasnya, saat dilakukan komunikasi via telephon seluller.

Laporan: Asep Dedi Mulyadi MPIBanten

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here