Di Duga covid19 Pemudik Meninggal

0
43

PIONLINE BREBES – Seorang anak berusia 18 tahun membuat Desa Karang Malang tersentak, Pasalnya anak tersebut sepulang kampung dari jakarta mengalami sesak nafas dan dingin menggigil sehingga pihak pemerintah cepat tanggap dan merujuknya ke RSUD Brebes.

Kades-Muhammad Idris Subur

Anak tersebut di ketahui pulang Jumat 17/4 ,beredar kabar di lini massa bahwa anak tersebut positif kena virus yang sedang berevolusi ke seluruh dunia.

Sementara itu jajaran muspika,Urip Rosidi, SIP Camat Ketanggungan terjun langsung di dampingi AKBP Suroto,Kapolsek juga Kapten Inf Sugeng Wiratno ada dalam pemantauan bersama didukung paramedis dan gugus tugas covid 19 di Desa Karangmalang.

Pada senin 20/4 jam 04.00 pagi Kepala Desa Muh.Idris Subur memberikan informasi pada keluarga bahwa anak tersebut meninggal dunia. “Janga percaya berita hoax,karena dari koordinasi kami dengan intansi terkait bahwa hasilnya negatif ” ujarnya, yang pernyataannya juga di unggah lewat WhatUp Komunitas. Lebih lanjut dia meminta masyarakat tetap tenang jangan terprovokasi dari berbagai hal yang menyesatkan dan agar jangan panik.

Penguburan di lakukan Senin,20/4 di TPU desa dengan sesuai protap sesuai intruksi pemerintah. “Kita lakukan sesuai protap pemakaman Covid 19, meski kenyataannya negatif” Urainya lebih bersifat menegaskan,dia juga sampaikan bahwa dalam pelaksanaan penguburan warga tak ada yang menolak. Aryono Widodo,Babinsa di Koramil Ketanggungan saat di konfirmasi melalui WhatUp,membenar

kan adanya tangap tindak covid19 namun dia menyebutkan bahwa memang anak tersebut di ketahui memiliki riwayat sebagaimana penuturan keluarga yakni sejak kecil punya penyakit sesak nafas dan dingin menggigil.

Dari semua itu,masyarakat berharap pernyataan dari pihak dinas kesehatan perlu di lakukan untuk mendukung pernyataan Muh.Idris Subur Kepala Desa Karang Malang agar lebih menegaskan berita tersebut yang terlanjur menyebar ke berbagai media sosial (medsos,red ).

Pemakaman tersebut merupakan yang pertama sesuai tekhnis covid19 yang di intruksikan.Hadir dalam pemakaman tersebut seluruh Muspika Ketanggungan dan medis,bahkan dari Kodim pun hadir,di bawa dari RSUD..menggunajan ambulance dan di kawal dengan ketat mobil seluruh jajaran muspika.

Pemakaman

Memang kita harus tetap waspada,ikuti anjuran pemerintah agar terjaga dari virus yang cukup mudah penularannya.

Kalo bukan kita siapa lagi untuk bangkit melawan dengan menjaga secara bijak dan tidak terpengaruh provokasi.

Laporan: Mohammad Riyadi MPI Biro Brebes.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here