Kades Brebes Mumet Menunggu Kepastian Surat Edaran Bupati

0
156

PIONLINE BREBES – Masalah wabah covid 19 menjadi masalah global tidak terkecuali dalam pelaksanaan Pemerintahan Desa. Termasuk perubahan dalam APBDes yang sedianya sudah masuk optimalisasi administrasi mengalami sistematik yang drastis berubah.

Belum lagi problem dari Anggaran Dana Desa (add red) yang belum juga terkucurkan. Hal ini yang membuat hampir sebagian besar Kepala Desa pusing di buatnya.

” Kami lakukan pendataan masyarakat yang terdampak,tapi merekapun merasa terdampak dan minta di masukan daftar” terang beberapa kepala desa di Kecamatan Kersana yang di temui patriot.

“Pusing juga, persoalan ini kerena tidak ada juknis yang jelas dari pemda ” ujar Nanang ketua paguyuban Kecamatan Kersana.Namun demikian beliau dan rekan kades tetep berharap Idza Priyanti Bupati,SE,MH Brebes secepatnya mengambil langkah profresif untuk mengatasi masalah ini.

“Kami yang di desa sangat merasa tak bisa berbuat apa kecuali menunggu surat edaran sambil mendata masyarakat,yang ternyata banyak bentura juga ” papar Marhen yang dua periode menjadi Kepala Desa Kubangpari.Lebih lanjut di katakannya dalam situasi ini mesti pemerintah desa harus bersabar dalam mengatasinya yang di amini oeh suntoro sekdesnya.

Lepas dari itu,tertanggal 27/4-20 Bupati Idza Priayanti telah menanda tangani melalui Djoko Gunawan Sekda Brebes telah memberi surat edaran No.141/0986  tentang Perubahan Besaran ADD TA.2020 Dan Penyusunan perubahan APBDes TA.2020.

Yang isinya mencakup beberapa point penting yakni alokasi ADD yang dulu jumlahnya Rp. 141 Milyar menjadi 130 Milyar. serta pengelolaan secara teknis oleh masing desa berkait musibah covid 19.Termasuk penyusunan APBDes nya.

Sungguh patut di ajungi Dua Jempol bagi Kepala Desa khususnya di Kabupaten Brebes yang sigap dalam turut aktif dalam pengamanan dan Pengendalian wabah yang konon di sebutkan menatikan ini,meski dalam keterbatasan biaya selama beberapa bulan terakhir yang melakukan piket 24 jam bergantian.

“Mudah Allah segera menarik mahluknya bernama Corona ” Seloroh warga yang menjabat sebagai ketua  Rukun Tetangga( rt-red) yang sempat ngobrol di teras Balai desa Jagapura Kersana.

Tiada seoranpun ingin mengalami musibah,tapi sesungguhbya Allah sedang menguji iman hambanya seberapa besar tingkat taukhid padaNya.

Semua berpulang pada diri kita masing – masing mendakat untuk bertobat.

Bagi Allah sangatlah mudah untuk menariknya mahluk bernama corona..itu.

Laporan: Mohammad Riyadi MPI Brebes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here