Paguyuban Kades Siap Bermitra Dengan Lembakum Anak Negeri

0
172

PIONLINE BREBES – Setelah melakukan komunikasi intensip,Mohamad Tasdik,SH memberi lampu hijau bermitra berkesinambungan dengan Lembaga Bantuan Hukum  Anak Negeri, setelahnya pengurus DPC Brebes melakukan pembicaraan kemarin senin 27/4 di Kantor Desa tempat beliau bertugas.

Adriyanto,S.Pd.SH.c di kesempatan itu  menjelaskan pokok-pokok tugas dan keberadaan Lembakum sebagaimana yang tertuang dalam Anggaran dasar yakni Persaudaraan,Kebersanaan dan Persamaan. dengan penegasan bahwa pemerintah desa bukan lagi menjadi obyek tapi subyek.

” Saya sangat berharap dan bersyukur jika hal ini bisa di tindak lanjuti lebih intensif ” usul Tasdik yang bersiap bergandeng tangan dalam penegakan hukum serta penyuluhan untuk masyarakat serta nenjadi langkah positif agar seluruh masyarakat Brebes sadar  dan melek hukum lanjutnya.

“Kami punya anggota sekitar 292 desa,Insya Allah terintegrasi dengan Lembakum” Ujarnya dengan penuh semangat,dan sangat menanti di adakan Diklat dan penyuluhan ” jelasnya dengan antusias.

Tidak hanya itu, para ketua paguyubanpun gayung bersambut akan hal keberadaan Lembakum Anak Negeri.Bahwa hampir Empat kecamatan yang di sambangi tidak satupun yang menolak,semuanya sangat menunggu kepastian MoU,karna sangat di rasa merupakan hal yang urgent.

“Ini yang kami tunggu” sergah Abdul Komar,ST menimpali ulasan keberadaan Lembakum.Beliau mengatakan siap mengalokasikan dana untuk support perangkat desa agar ikut dalam diklat nanti.

“Kami tidak mau menjadi objek,dalam sebuah kepentingan kelopok untuk mendiskreditkan Kades dan perangkatnya hanya karena kesalahan kecil” ujar nada kesal Sumardi Kades yang pernah di periksa   kantor  Kejaksaan negeri Brebes berkait Pendaftaran Tanah Sistematis Kengkap (ptsl-red).Dia juga meminta pihak pers membuat berita yang balance sehingga tercipta kondusifitas pada masyarakat.

Kami faham bahwa pers itu juga di butuhkan sebagai media kontrol dan informasi” lanjutnya dengan harapan insan media menjadi partner yang dinamis bukan melihat sisi kesalahan atau kelalaian semata.

Lain pula dengan Hj.Sukaesah, wanita berparas cantik yang terpilih sebagai Kepala Desa yang di lantik 24/3 itu.

“Saya belum seluruhnya memahami tentang tatanan desa,terutama yang berhubungan peraturan pelaksana,maka saya menerima baik ada pendampingan hukum ” Ungkapnya dengan senyum khas manis dan lembut suaranya pada patriot. Sisi lain dia ungkapkan bisa menerima saran dan pendapat dari temen intansi seperti wartawan dan Lembaga Bantuan Hukum. “Sangat positif ” tukasnya meyakinkan.

Tidak bisa di ingkari, bahwa sejak jaman bahuela ( dulu- red) yang namanya Kepala Desa merupakan jabatan politik sehingga beriring waktu tugas – tugas pemerintahan senantiasa berkait hukum kapanpun adanya.

Untuk itu pula, para Kepala Desa berharap cepat berlalunya covid19 ini,dan tentu saja mengikat sinergy dengan Lembakum Abak Negeri.

” Lembakum Anak Negeri,Siap bergerak dan bersinergy ” tegas Adriyanto,S.Pd SH.c Ketua DPC Brebes yang di dampingi sekretarisnya.

Politik dan Hukum tidak saja begitu lepas, namun sepanjang jehidupan manusia ada,pasti akan terus saling mengisi.

Laporan: Mohammad Riyadi MPI Brebes.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here