Gabungan LSM Rembang Bedah Kasus BST Tak Tepat Sasaran

0
572

Media Patriot Indonesia (MPI) – Ketua Gabungan LSM Rembang Sembilan Naga  Sunarto. 18 Mei 2020 memberikan tugas kepada team monitoring gabungan LSM, di 14 kecamatan di kabupaten Rembang, antaranya yang lakukan monitoring bansos, “Aliansi Tajam, BPAN LAI, LP3, KOBRA, KPMP, LMR-RI, GERBANG BERLIAN, LPPP. Team monitoring yang ada di kecamatan Pamotan dari LSM LMR-RI yang di koordinir oleh Alex dari LSM LMR-RI di temukan adanya kasus salah sasaran Bansos di desa Sumberejo kecamatan Pamotan.

Di temukanya bansos yang tidak tepat sasaran Alex yang di dampingi team dari gabungan LSM untuk mengklarifikasi kasus penyaluran dana bansos BST di desa Sumberejo kecamatan Pamotan kabupaten Rembang.

Gabungan LSM Sembilan Naga tang membentuk Posko Pengaduan Bansos Covid-19, telah banyak mendapatkan pengaduan dari masyarakat di kabupaten Rembang sampai tanggal 18-5-2020 terdapat 68 pelapor pengaduan. Diantara pelapor sudah 10 pelapor  yang dapat di bantu dalam realisasi Bansos dari pemerintah.

Pergerakan Gabungan LSM Sembilan Naga yang di ketuai Sunarto yang juga ketua LSM Aliansi Tajam tidak main-main dalam membantu pengawasan penyaluran Bansos di kabupaten Rembang.

Klarifikasi yang di lakukan pada hari itu menanggapi pengaduan dari warga desa Sumberejo Pamotan, bahwa ada beberapa data warga yang berprofesi sebagai PNS, pegawai Perum Perhutani, istri perangkat desa, pensiunan terdaftar sebagai penerima Bansos .

Yang mengherankan adalah mantan kades Sumberejo dan pernah maju sebagai Caleg dari partai Nasdem namun gagal  juga sebagai Sekjen PKD (Sekertaris Jendral Paguyuban Kades) aktif kabupaten Rembang Purwanto masih mengambil uang bansos BST sebesar Rp 600 ribu yang di ambil pada pada 13-5-2020.

Purwanto saat di temui di rumahnya menyampaikan bahwa dirinya kaget karena mendapat undangan untuk mengambil BST. ” Purwanto Mantan kepala desa itupun mengambil bansos tersebut, saat di konfirmasi Purwanto menyatakan ” bansos BST kalau tidak saya ambil bagaimana?”  ungkapnya. Namun kemudian ia mengundurkan diri sebagai penerima barbados. Purwanto juga menunjukkan surat pernyataan pengunduran diri dari daftar penerima bansos, karena merasa pernah jadi kepala desa dan masih menjabat sebagai Sekjen PKD.

Mulyanto kepala desa Sumberejo saat di temui tidak ada di rumah. Sunarto ketua Gabungan LSM Sembilan Naga menyampaikan “Ya kita tetap akan melakukan klarifikasi kasus pendataan yang ada di desa Sumberejo kecamatan Pamotan. Sampai sampai masyarakat miskin yang terdampak Covid – 19 dapat tercampur terakomodir bantuan sosial dari Pemerintah, sehingga bansos tepat sasaran, ungkap Sunarto.

Laporan: Tanti & Sis Rembang

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here