Tiga Desa Di Daulat Model Jogo Dasa

0
46

PATRIOT INDONESIA (MPI) BREBES – Program yang pernah di canangkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo  “JOGO TONGGO ” direspon  positif oleh Pemerintah Daerah Brebes dengan di lakukan pencanangannya gerak bersama Muspika Kecamatan Larangan.

Sumardi Kepala Desa Rengaspendawa selaku tuan rumah sangat menyambut baik acara tersebut. ” Perlu di giatkan bersama agar masyarakat bangkit menjadi desa peduli sesama ” ujarnya saat memberikan sambutan pembuka di acara tersebut. Bagi Sumardi, pengalaman memimpin yang ke dua kalinya tidak canggung untuk terus bergerak meningkatkan kwalitas warganya.

Hadir pada kesempatan pembesar kecamatan Larangan,hajat yang di saksikan masyarakat penuh suka cita. Camat Larangan Sugiyanto S.sos Msi pada kesempatan itu meminta agar masyaraksat mampu bersosialisasi dalam suasana covid dengan mematuhi anjuran pemerintah agar semua terjaga. “Kami minta masyarakat patuhi anjuran pemerintah  untuk saling menjaga setidaknya di lingkungan kecil yaitu tetangganya”pesan nya dihadapan hadirin.

Dari Polsek Larangan, hadir Kapolseknya yaitu IPTU Sutikno SH “Bahwa menjadikan Kampung yang tangguh, merupakan kewajiban bersama, menjadi satu kesatuan gerak,bahu membahu untuk mencapai hasil optimal” paparnya di sela Pencanangan Desa Tangguh Nusantara Candi,sedangkan di kesempatan ini Danramil tidak bisa hadir sehingga mengutus anggotanya Serka Adi Purwanto,tak ketinggalan Kepala Puskesmas Larangan,Prawoto S.kes,M.kes.

Perhelatan yang di SEKARANG Senin,16/6 hanya mengambil tiga desa sebagai model diantaranya tuan rumah Desa Rengas Pendawa sementara dua lainnya dari Desa Slatri dan  Luwunggede yang di pimpin wanita tangguh Suhersih yang berhasil dalam kompetisi pilkades Desember 2019.

Sebelumnya Patriot melalui sambungan telphon menanyakan ihwal terpilihnya desa hanya menyiapkan di pimpinnya mewakili desa lainnya.Selidik punya selidik,Kades Cantik ini telah menunjukan kegigihannya dalam menyiapkan antisipasi penanganan covid 19. “Saya buka Empat posko pemantauan yang di kawal relawan dan peduli desa bekerjasama dengan Pemdes” Jelasnya bersemangat.

Terpilihnya Desa Luwunggede bukan sebuah hadiah,tapi lebih di kedepankan pada ke gigihan kadesnya,karena hampir tiap malam hadir di tiap posko yang di bangunnya

sembari mendropping ransum makanan untuk relawan yang piket,tentu saja hasil akhirnya adalah prestasi penghargaan sebagai presenrasi perjuangannya.

Di kesempatan itu,pihak Polsek turut membagikan sembako pada masyarakat..yang bagian dari giat Anniversary Bhayangkara ke 74 tahun.Selain itu juga  ditebar bibit ikan di embung milik desa Rengas Pendawa.

Akhir dari gelar program ini,semua bersepakat bahwa kolaborasi kemasyarakatan dari semua unsur tokoh harus terlibat menjadi press support ( dorongan )dan educatie ( contoh ) sehingga masyarakat akan tergerak untuk bergerak atas kemauannya.

Tokoh Agama sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Al Ihsaniah KH.Nuridin Syamsudin di beri kesempatan menutup acara dengan doa,terselip didalamnya mendoakan para pemimpin khususnya di Kecamatan Larangan dan juga berharap agar wabah Corona segera selesai dan terhindar dari bala dan musibah, tidak akan berkelanjutan.

Jurnalis: Mohammad Riyadi MPIBiro Brebes.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here