Marak Budidaya Ikan Patin di Tanah Jababeka Yang Disewa Penggarap

0
146

Ketika MPI mendesak untuk menyebut nama oknum oknum aparat Desa Jatibaru yang diduga melakukan sewa menyewakan Tanah Jababeka. Nanti pasti akan saya sebutkan nama-nama oknum aparat Desa Jatibaru yang diduga melakukan kecurangan itu, demikian Nuhasan SH

PATRIOT INDONESIA (MPI) CIKARANG – Beberapa pekan lalu diberitakan. Bahwa Oknum aparat Desa Jatibaru, Kecamatan Cikarang Timur, diduga sewakan tanah milik Kawasan Jababeka. Ratusan hektar sawah yang di bebaskan Jababeka, kini sebagian beralih pungsi sebagai Empang untuk budidaya ikan yang keuntungan tentu saja masuk ke saku pribadi aparat Desa.

Konon sewa tanah tersebut mencapai angka puluhan juta Rupiah yang disewakan kepada penggarap. Memang belum jelas status sewa menyewa tanah di lahan milik Jababaka apakah sudah ada izin dari pihak Jababeka selaku pemilik tanah, namun praktik sewa tanah garapan itu dikuatkan dengan bukti hitam di atas putih oleh pejabat desa setempat.

Kini ladang tanah subur yang di bebaskan Jababeka Menjadi ladang mengais keuntungan untuk kepentingan pribadi bagi sebahagian para aparat Desa Jatibaru Kecamatan Cikarang timur Kabupaten Bekasi.

Tidak itu saja. Ratusan hektar tanah garapan masyarakat pun di ambil untuk di sewakan atau di buat usaha perikanan Empang untuk di budidayakan ikan patin

Nurhasan SH MH.

Padahal Menurut Tokoh Masyarakat Nurhasan SH MH (pimred MPI) Tanah yang sebenarnya bisa di gunakan oleh masyarakat untuk di garap tanpa adanya sewa kepada pihak Jababeka sampai dibangunnya Peruntukan industri. Ketika MPI mendesak untuk menyebut nama oknum oknum aparat Desa Jatibaru yang diduga melakukan sewa menyewakan Tanah Jababeka. Nanti pasti akan saya sebutkan nama-nama oknum aparat Desa Jatibaru yang diduga melakukan kecurangan itu, demikian Nuhasan SH MH.

Laporan: Iqbal/damri nst Jurnalis MPI

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here