SINERGI LEMBAKUM “ANAK NEGERI” MOU DENGAN IAIN SYEH NURJATI CIREBON

0
59
Dalam kerangka penyadaran dan terbukanya melek hukum di masyarakat serta pentingnya pacuan penegakan hukum yang saat ini bisa di katakan memprihatinkan.Dua institusi besar Lembaga Bantuan Hukum yang sering di sebut Lembakum “anak Negeri “mencoba membangun kanal baru sebagai terobosan dengan melakukan kerjasama yang di tuangkan melalui nota Memori of Understanding (MoU- red).
Point penting dari isi kerjasama adalah membangun Social of law and Building of Justice..
Dalam pesan singkatnya setelah di tanda tangani Eric burgening,Dr.H.Aan Jaelani,M.Ag,Dekan Fakultas Hukum
IAIN Syeh Nurjati Cirebon menitipkan,bahwa kerjasama ini bukanlah hanya sekedar ruangan pasal – pasal yang mengikat namun harus lebih besar dalam aplicated warning.
” Poin mendasar adalah saling percaya dan bertindak dan melakukan serta tuntas dalam giatnya” ujar Sang Mursyid pernah tinggal di Buntet.

Lebih lanjut,beliau sampaikan kerjasama ini sebagai jembatan untuk menuju dari ke suatu tujuan yang jelas yaitu adanya gairah para praktisi hukum untuk ambil peran di masyarakat

Sementara itu,Perkumpulan peran hukum yang di gawangi oleh Advokat Sihabudin,S.H.,MHc di bawah panji Lembaga Bantuan Hukum ( Lembakum ,red ) Anak Negeri berotasi dan bergerak dan berkiprah nyata memberikan real ticket pada  masyarakat kurang mampu ( marginal-red).

Di kesempatan itu Patriot mencoba menggali kisi- kisi pikirannya untuk tentang waktu satu tahun langkah progresifnya.
” Yang pasti Lembakum harus menjadi Universal Control dengan Delevery dan Distribution yang terukur dalam rel dan roll hukum di Indonesia ” urainya dengan rasa optimisme.
 Dari pancaran wajahnya dapat terlihat sorot matanya menerabas jauh sebuah asa yang ingin di capai ada thelos yang harus terus di perjuangkan.
” Saya memiliki kekuatan baru dan terus dengan kehadiran saudara- saudaraku disini ” tukasanya di Markas, saat makan siang usai penandatanganan kerjasama.Beliau tegaskan bahwa Lembakum bukan miliknya tapi milik anak negeri,artinya Pengurus Dewan Pimpinan Pusat telah di beri mandat penuh untuk trust Building,membangun kepercayaan amanah dari Anak Negeri mulai Sabang sampai Merauke.
Penegasan mana merupakan pengejawantahan dari harapan tadi bahwa kedepan perkumpulan ini lebih sinergy pada pilarnya yakni Kebersamaan,Persaudaraan dan Kekeluargaan agar Seratus hari kedepan telah menunjukan giat progresifnya.
“Segera kita setgoal kan terdaftar di Badan Pembinaan Hukum Nasional ( BPHN,red) karena sebagai titik loncatan Lembakum dan pegiat di dalamnya bekerja dan berkarya tanpa adanya keraguan lagi ” Sambungnya yang di amini anggota.
Dari pengurus Sunoko,S.Hc yang memangku kursi ke sekjenan saat di minta apresiasinya menjelaskan tiga garis besar yang di pertegas segera di realkan. ” Tidak banyak,kami inginkan Pertama  masyarakat Melek dan Sadar Hukum Kedua Penegakan Hukum dan Ketiga Competable Organitation ” tukasnya di altar gedung Fakultas Hukum Syeh Nurjati.
Kiat lain yang akan di lakukan dalam tempo singkat menurutnya adalah membuka kran komunikasi aktif dengan instansi atau peran sektoral lebih banyak lagi sehingga organisasi ini terus menjadi pilihan partnership yang patut believed ( di percaya -red).
Sementara Hakim Riyadi Noor,S.T Ketua harian Dewan Pimpinan Pusat tidak banyak komentar,hanya satu pintanya yakni organisasi ini menjadi wadah yang mampu mangayomi.
” Lembakum harus menjadi rumah yang teduh,damai dan bahagia bagi para anggotanya dan masyarakat ” pintanya di tengah rehat di “Rumah Makan ” kesahajaannya sebagai seorang leader nampak dalam setiap ucapannya yang di tata tanpa emosi telah terbukti.
Ada pepatah dalam kaidah hukum Fiat Justice Ruat Coelum yang makna harifiahnya Bahwa Anti Pembohongan dan Anti Pembodohan.
Banyak berharap dari kerjasama ini seluruh anggota Lembakum turut  menjadi bagian penting termasuk di dalamnya paralegal dan praktisi Hukum sehingga para advokat yang lahir dari kandungan Lembakum Anak Negeri ngarumangsani dan merawatnya dengan baik,menepikan arogansi dan egoisme dengan menjungjung nilai- nilai hati seluruh komponen organisasi.

Laporan
Mohammad Riyadi
Biro Brebes.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here