Pembangunan lndomaret Desa Warung Banten Kecamatan Cibeber Di Duga Tidak Mengantongi IMB

0
57

MEDIA PATRIOT INSONESIA (MPI) LEBAK – Pembangunan toko moderen Indomaret di jalan Cikotok Cimaja Desa Warung Banten Kecamatam Cibeber yang di mulai sebulan yang lalu tidak pasang papan inpormasi Ijin Mendirikan Bangunan (lMB).

Selain itu, para pekerjanya  tidak memakai standar keselamatan kerja alat pelindung diri (APD), dan letak pembangunan berada di tikungan dan jarak dari as jalan hanya 6 meter saja serta minim lahan parkir.

Kasat Pol PP Kecamatan Cibeber Suhendi, saat di konpirmasi wartawan di ruang kerjanya, Jumat (21/08/2020), menuturkan bahwa belum pernah menerima pengurusan ijin mendirikan bangunan (IMB) dari pihak perusahaan.

“Saya sangat menyayangkan terhadap sikap perusahaan sebesar Indomart membangun tanpa dilengkapi dengan IMB, dan hingga saat ini saya belum pernah menerima surat pemberitahuan pembangunan gedung Indomaret yang ada di wilayah Cibeber,” katanya.

Sama halnya dengan kepala Desa Warung Banten Ruhandi saat di temui di kediamannya menyampaikan bahwa pihak pemerintah desa juga tidak pernah menerima pemberitahuan mengenai pembangunan Indomart tersebut.

“Saya juga belum pernah kedatangan pengurus indomart atau menerima laporan baik lisan atau tertulis ke Kantor,” terang Kades.

Ukma selalu tokoh masyarakat Warung Banten sangat menyayangkan dengan adanya pembangunan gedung Indomaret yang tidak di lengkapi dengan papan informasi ljin Mendirikan Bangunan (lMB)

” Seharusnya pihak perusahaan sebelum membangun itu harus mengantongi ijin dulu, jangan aaal bangun saja. Selain itu, kami warga Warung Banten banyak yang nganggur, kalau memang pengurus atau pemilik Indomart punya peduli, tolong dong kami selaku putra daerah di libatkan dalam pengerjaan pembangunan ini,” katanya.

“Dan kedepan, lanjut Ukma. kalau pembangunan sudah selesai dan beroprasi, kami berharap agar masyarakat lokalbisa lebih di perhatikan dalam peeekrutan karyawan, dan yang tidak kalah penting adalah CSR buat lingkungan,” imbuhnya.

Dan Ukma meminta agar pihak peeusahaan menyediakan tempat sampah, dan jangan membuang sampahke belakang, jangan seperti sekarang banyak sampah plastik yang menumpuk di belakang, sehingga mengakibatkan pencemaran terhadap sumber mata yang di gunakan oleh masyarakat Nagajaya dan Cibadak yang menjadi bau dan kotor.

Sementara Ujang.S, selaku pemilik lahan saat di konpirmasi, Sabtu (22/08/2020) menyampaikan, yang berkenaan terkait lMB bangunan Indomat di Warung Banten, dia tidak mengetahuinya, karena yang mengurus pihak indomaret, jelas Ujang.

Laporan: Asep Dedi Mulyadi Jurnalis MPI

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here