RUMAH WARGA, DIHANTAM PUTING BELIUNG

0
24
Brebes-Pionline 8/11-2021
Suasana mencekam sangat terasa,karena angin bercampur hujan di tambah kondisi yang gelap.
Warga terlebih daerah Brebes selatan memang sangat riskan akan berbagai bencana alam yang menimpa seperti tanah longsor, tidak bisa di pungkiri daerah yang bertipology  pegunungan sangat mungkin mengalami hal serupa.
Pihak BMKG Daerah telah memberi warning, untuk peralihan cuaca extrim akan terjadi di bagian selatan beberapa waktu lalu karena pergeseran musim kemarau yang panjang ke penghujan.
“Kami terus memantau keadaan ini ( penghujan,red),dan melakukan himbauan pada masyarakat yang di sampaikan pada rakor bersama Forkopinca dan Kepala Desa” Ujar Eko Purwanto S.p.,MSi Camat Bumiayu.
Kali ini Rumah Zakiah, 52 tahun warga Dukuh Penggarutan Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes Sabtu,7/11 mengalami musibah dari angin Puting Hitam  yang bergerak kencang bagai beliung telah porak porandakan  atap rumahnya,sebagian besar berantakan di terjang angin yang tidak kompromi,namun masih beruntung bahwa tembok rumah berdiri kokoh tidak roboh.
Dari kesaksian warga, saat itu seperti tiba- tiba angin datang ,padahal hanya  hujan gerimis, tapi memang bercampur angin seperti biasanya.
“Tidak ada gejala awal hanya angin biasa dan gerimis,tapi  berubah cuaca berubah gelap..” Sorong salah satu warga yang turut membantu perbaikan rumah.
Sementara itu,Camat Bumiayu segera lakukan koordinasi dengan Korami,Polsek dan BPBD untuk segera melakukan perbaikan milik rumah Zakiah.
Danramil 08 Bumiayu melalui Babinsa Pelda Edi Susianto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan suatu giat kepedulian pada masyarakat”
“Koramil 08 Bumiayu selalu bersama warga dan dekat,satu di antara tugasnya adalah Melindungi dan menjaga keamanan warga termasuk dari berbagai kemungkinan bencana” tukasnya sembari menyingkirkan puing bersama warga lainnya.
Pemerintah Daerah,di bawah kepemimpinan Idza Priyanti,S E ,MH sangat memperhatikan area- area mana yang memiliki potensi bencana, karena bisa dalam tiap musiman,seperti Utara adalah rob dan selatan longsor.
” Ibu Bupati sangat concern perhatiannya dengan dua matrik bencana ini ” ulas Camat Pur demikian para kades memanggilnya.Lanjutnya
pelibatan seluruh komponen akan sangat meringankan dalam tugas kemanusiaan termasuk bersinergy dengan masyarakat,merupakan hal  terpenting dalam pembangunan bersekala besar.
Sebesar apapun “Kekuatan yang paling kuat dalam hidup bermasyarakat adalah kebersamaan “.
Dalam teks Pancasila
Yakni “Persatuan Indonesia “pada poin ke 3 hurus terus menjadi di jawantahkan secara real di masyarakat dengan nilai- nilai gotong royong dalam keberagaman.
Bravo Camat Bumiayu and Team.

Laporan :Mohammad Riyadi MPI Brebes.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here