DISAKSIKAN FORKOMPINCA LARANGAN  ORMAS PEMUDA PANCASILA. BONGKAR RUMAH WARGA

0
41
Brebes-Pionline
Pagi itu, sekelompok orang yang sudah lekat identitasnya dengan khas bajunya menunju salah satu rumah di Rt.006/Rw.007 milik Komar Prihatin.
Tak lain dan bukan, adalah untuk Mengeksekusi rumah miliknya.
Tidak tanggung- tanggung di kesempatan itu berada di tengah keramaian itu,Sudiyanto,S.IP Camat Larangan ada di antaranya,sementara AKP Sutikno,S.H Kapolsek bersama Mas Goyud sebutan akrab Wahyudin Noor Aly Pimpinan MPC Pemuda Pancasila Brebes.
” Kami sangat senang, bahwa Pemuda Pancasila, tumbuh lebih dewasa serta memiliki empati dan nalar kemasyarakatan” ujarnya di sela- sela kegiatan Minggu,7/3-2021 pagi tadi pagi
Kehadiran para pejabat tingkat kecamatan tersebut telah membuktikan bahwa,gerakan semacam ini mendapat dukungan dan simpatik riil dari institusi pemerintah.
Camat, Sudiyanto merasa bangga, element atau ormas di bawah kepemimpinan pusat Yapto, mampu menunjukan kepeduliannya.
” Selama di Larangan Pemuda Pancasila, terus bersinergi, tentu saja kami terbantukan” tukasnya saat awak media meminta tanggapannya soal keberadaan ormas tersebut.
Sebelumnya, Rio Prasetio, penjaga gawangnya menyampaikan bahwa perencanaan pembongkaran rumah Komar telah melalui musyawarah anggota.
” Sudah, kami melakukan secara intensif,dan di pilihlah satu diantara yang lain adalah milik Komar ” jelasnya, lebih lanjut saat di tanya dari mana dana untuk membangunnya, secara exsplisit  terutama dari iuran anggota dan selebihnya sumbangan dari pihak yang peduli.
” Kami iuran dan bantuan element masyarakat ” paparnya.
Pembongkaran dan di lanjutkan membangunnya, di laksanakan secara bergotong royong pengurus, anggota Pemuda Pancasila dan masyarakat.
Keceriaan di tengah riuhnya pembongkaran ada senyum yang terus tersungging meski sebenarnya hampir tidak percaya rumahnya di bongkar.
” Saya sangat senang,dan berterima kasih pada semuanya ” ucapnya, Komar Prihatin seolah menahan rasa gembiranya,ada bening berkaca- kaca disudut matanya.
” Saya hampir tidak
percaya” pungkasnya.
Organisasi yang memiliki yel- yel Pancasila Abadi, ini, sebelumnya sering mendapat tanggapan miring dari masyakat tidak yang memicingkan sebelah mata karena aksi- aksinya yang kadang arogan dan premanisme, tapi seiring berjalannya waktu kematangan dalam berorganisasi kini 180% pikiran masyarakat atas stigma tersebut telah berubah.
” Kita terus melakukan pendewasaan, agar organisasi ini diterima ” sela Iqbal Yulianto,wakil ketua Badan Buruh dan Pekerja Pemuda Pancasila ( B2P3-red).
Bravo Pemuda Pancasila
Sekecil apapun kebaikan pasti bernilai.
Laporan: Mohammad Riyadi MPIBiro Brebes.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here