ECO ENZYME SOLUSI JITU TANGANI SAMPAH ORGANIK DI BEKASI

0
51

Cikarang Barat-Pionline

15, Maret 2021 Ahmad Satibi Penggiat Eco Enzyme.

Bekasi masih belum bisa lepas dari mimpi buruk terhadap banjir, salah satu penyebapnya adalah sampah. Sampah Organik & Non Organik.

Pemerintah Bekasi sendiri telah banyak menempuh langkah-langkah untuk mengatasi banjir yang ada di bekasi.

Ahmad satibi seorang penggiat eco enzyme menceritakan manfaat dari eco enzyme. Terutama untuk rumah tangga yang sering menghasilkan limbah organik dari konsumsi sehari – hari.

Salah satu sampah yang sering berada di rumah adalah sampah organik. Kita bisa mengganti sebutan sampah organik menjadi sisa organik, karena ternyata sisa organik mempunyai banyak sekali manfaat jika diolah dengan benar, misalnya dibuat menjadi pupuk kompos atau dibuat menjadi eco-enzyme. Kalau kita sudah familiar terhadap pupuk kompos, lain halnya dengan eco-enzyme. Ternyata, banyak juga teman-teman yang masih belum mengenal eco-enzyme beserta manfaatnya. Yuk kita mengenal lebih jauh tentang eco enzyme dan cara membuat eco-enzyme dirumah! gampang banget lhooo ternyata.

Gagasan ini adalah untuk mengolah enzim dari sampah organik yang biasanya kita buang ke dalam tong sampah. Jadi eco enzyme adalah hasil dari fermentasi limbah dapur organik seperti ampas buah dan sayuran, gula (gula coklat, gula merah atau gula tebu), dan air.

Ahmad satibi kali ini berbagi tips untuk rekan – rekan Dear readers sekalian yang bisa kamu coba sendiri di rumah loh, eco enzyme sangat bermanfaat untuk :

1. Sebagai cairan pembersih serbaguna
Kita bisa menggunakan cairan Eco-enzyme sebagai cairan untuk membersihkan seluruh rumah, baju, bahkan sayur dan buah juga lho.

2. Pupuk tanaman
Selain untuk bersih-bersih, Eco-Enzyme juga berguna untuk pupuk tanaman kita juga lho. Eco-enzyme berguna untuk menyuburkan tanah dan tanaman, menghilangkan hama, dan meningkatkan kualitas dan rasa buah dan sayuran yang kamu tanam.

3. Pengusir hama
Eco-Enzyme sangat efektif untuk mengusir hama tanaman seperti anggrek dan sayu-sayuran bahkan hama atau hewan yang mengganggu di sekitar rumah, seperti kecoa, semut, lalat, nyamuk, dan serangga lainnya. Aplikasi: campurkan 15 ml Eco Enzyme ke dalam 500 ml air. Masukkan campuran larutan air dan Eco-enzyme ini kedalam botol semprot dan semprotkan ke area yang kamu targetkan untuk bebas hama.

4. Melestarikan lingkungan sekitar
Larutan pembersih komersial yang ada sekarang sering kali mengandung berbagai jenis senyawa kimia seperti fosfat, nitrat, amonia, klorin dan senyawa lain yang berpotensi mencemari udara, tanah, air tanah, sungai dan laut. Penggunaan Eco-enzyme sebagai larutan pembersih alami berkontribusi menjaga lingkungan bumi kita. Dr. Joean Oon mengklaim bahwa 1 liter laurtan Eco-Enzyme dapat membersihkan hingga 1000 liter air sungai tang tercemar. Jadi, setiap kali kamu selesai bersih-bersih atau mencuci baju dengan menggunakan Eco-Enzyme, kamu telah berkontribusi dalam pelestarian lingkungan di sekitarmu. Belum lagi manfaat eco enzyme bagi kesehatan.

 

Bahan :
– 500 ml air
– 50 gram gula pasir (bisa juga dengan
gula merah)
– 150 gram kulit buah

Alat :
– Botol plastik bekas ukuran 1 liter
– Timbangan digital
– Corong

Cara membuat :
Siapkan wadah plastik bekas yang bisa ditutup rapat. Jangan gunakan wadah berbahan logam karena kurang elastis. Proses fermentasi akan menghasilkan gas sehingga membutuhkan wadah yang lentur. Masukkan 500 ml air ke dalam wadah plastik diikuti dengan 50 gram gula pasir.

– Masukkan sisa kulit buah atau sisa
sayur ke dalam wadah
– Sisakan tempat untuk proses
fermentasi. Jangan isi wadah hingga
penuh!

– Aduk atau Jungkir balikkan botol atau
wadah plastikmu sampai larutan air dan
gula bercampur. Jangan dikocok!

Dalam 1 bulan pertama, gas akan dihasilkan dari proses fermentasi. Aduk atau jungkir balikkan wadah/botol plastik dilanjutkan dengan membuka tutup wadah / botol plastik setiap hari selama 1 bulan pertama

Simpan di tempat dingin, kering dan berventilasi. Hindari sinar matahari langsung dan jangan disimpan di dalam kulkas.

Fermentasi berlangsung selama 3 bulan (untuk daerah tropis) dan 6 bulan (untuk daerah subtropis)

Setelah 3-6 bulan, silahkan panen Eco-enzyme mu.

Kalau saja setiap rumah dapat membuat eco enzyme, bisa di pastikan sampah hasil rumah tangga akan berkurang, tumpukan sampah di bekasi pun akan berkurang drastis. Program seperti ini perlu dukungan dari pemerintah sebagai salah satu solusi dalam mengurangi sampah organik.

Laporan MPI Bejasi : Shndy.M

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here