TILEP UANG HASIL PENJUALAN BERUJUNG MAUT

0
4
Brebes,19/3-2021
Hari ini,merupakan kesialan dan  musibah bagi orang bernama Asep, warga Pabedilan Kecamatan Ciledug Kabupaten Cirebon menghebusankan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Dera Syifa,akibat di keroyok 5 orang di sekitar lokasi SPBU Banjarharjo.Mendengar dan menerima  laporan Polsek Banjarharjo di bawah komando turun untuk memburu para pelaku.
IPTU Teguh Iswanto,Kapolsek, langsung bereaksi langkah cepat di bantu Kanit Didik Haryanto,S.H dan anggota memburu tempat persembunyiannya para pelaku penganiayaan.
Peristiwa itu bermula,Asep merupakan teman Hendro diminta menjualkan sepada motor, namun hasil penjualan Asep tidak menyerahkannya pada Hendro, keduanya sepakat bertemu di Pom Bensin ( SPBU,red) Banjarharjo.
Bukan penyerahan hasil penjualan justru keduanya bersitegang dan adu mulut.
Sementara Asep yang tidak menyadari di keroyok oleh 5 orangnya Hendro,sehingga babak belur dan terkapar tidak berdaya,setelah melakukan pengeroyokan mereka kabur ke arah selatan, dan di lihat dari keterangan yang di rangkum,ternyata pelaku masih berumur antara 20 tahunan,yang akan merasakan hotel prodeo dengan tuduhan penganiayaan yang mengakibatkan kematian Pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman Tujuh Tahun penjara,penganiayaan yang mengakibatkan kematian.
Dalam hal ini,berakhir dengan kematiannya, akibat pukulan tangan atau benda tumpul , masih di selidiki pihak Polsek.
” Itu bukti- bukti masih di kumpulkan ” tukas Kapolsek,
lebih lanjut pada awak media ,yang terkenal care itu meminta bersabar menunggu hasil outopsi.
Dari perburuannya membuahkan hasil Tiga  dari Lima pelaku bisa bekuk di persembunyiannya,Desa Penanggapan yang masih wilayah pantauan hukum.
Kelima eksekutor itu,berinisial ANC(20),Rz (19),DD(20),Fz (20) dan NR ( 28 ) yang di anggap paling tua, dari pantauan,sampai saat belum di ketahui apakah memang perbuatan itu terencana atau tidak.
Mengingat para pelaku itu masih cukup muda, untuk melakukan kebrutalan.
Orang tua Asep, juga turut melaporkan kematian anaknya,dan tidak bisa menerima perlakuan kejam tersebut.
” Saya tidak terima..” ujarnya dengan sembab menahan perasaannya.
Para pelaku yang lolos dari  upaya penangkapan sudah di kantongi informasi kemana arah larinya
” Terus tingkatkan perburuannya” Jelas Didik Haryanto,Kanitreskrim Polsek Banjarharjo.
Saat ini,banyak anak muda sudah termakan oleh berita- berita kekerasan sehingga memori otaknya tidak bisa berfikir jernih.
Gegara tilep  duit hasil penjualan motor, di bayarnya dengan kematian dan ke 5 anak yang masih muda harus menerima buah pertemanan yang salah,dan berakhir di ruang penjara
Laporan MPI Brebes : Mohammad Riyadi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here