KETAJAMAN ANIES, UNTUK ARROSI

0
12
Brebes-Pionline
Selang mampir di warung pecel lele, sekedar makan, hatinya dan nalarnya menakar sosok anak usia14 tahun yang bekerja dengan Trengginas ( cekatan, red ).
Sorot matanya tak lepas, sepertinya tak mau lengah sedikitpun atas aksi anak itu.
Siapa lagi kalo bukan Anies Baswedan, Gubernur Daerah Istimewa Jakarta,
Yang di sorot oleh imnagenernya adalah di warung pecel pak Agus, ada anak, ARROSI, demikian panggilannya yang begitu mobile dalam mengerjakan tugasnya seperti menyiapkan, menghidangkan serta membersihkan bahkan mencuci piring bekas makan pelanggannya.
” Kalau sudah selesai bantu-bantu, nanti kesini lagi ya” tulis sang Gubernur dilaman fb nya. namun si anak tidak semerta mendekat, mungkin atau pekerjaan belum selesai, juga tidak tahu itu pak Anies.
Rupanya menunggu selesai makanya pengunjung satu ini, dan benar setelah selesai makan, anak itu pun merapat dan tidak canggung berhadapan dengan siapa dia.
Tetap saja, Gubernur satu ini, selalu tersenyum tulus, seperti otaknya yang cemerlang dengan bejibun prestasi dan bertumpuk nyinyir dan maki atas dirinya.
Muhamad Fahri Husaini Arrosi, bisa jadi bapaknya suka nonton balap motor di Televisi The Doctor “Rosi ” bisa jadi.
Orang tuanya menarik keluarganya ke kota metropolitan untuk mengadu nasib, dan Rosi salah satunya dia, yang asli orang Jatibarang Brebes Jawa Tengah,
” Saya mau jadi pengusaha Pak ” tangkap kilat Rosi saat di tanya cita-citanya kelak.
Diusianya yang masih belia, Gubernur melihat, betapa anak itu sungguh luar biasa, menurut beliau bukan saja di lihat tapi dirangkum dalam pemikiran yang dalam bukan sekedar teoritik, bahwa si orang tuanya telah mampu membuka kuliah lapangan untuk menyiapkan masa depan anaknya, yang belum tentu sekian tahun ada perubahan yang apa yang di masa mendatang saat Rosi besar nanti.
” Generasi baru yang tangguh harus tercipta dan di ciptakan, negeri ini sangat membutuhkanny” pesannya dengan penuh harapan, yang lansir juga oleh Panturapost news 26/3.
Sepertinya, alam pikiran Gubernur menerobos melintas vatas, angannya menerawang kuat sarat harapan dan contoh Rosi, yang tanpa sungkan membantu orang tuanya dengan cekatan dan berbagi waktu dengan sekolahnya, yang masih duduk di kelas 8 SMP.
” Kota ini, sebenarnya banyak pekerja keras, salah satunya dari Jawa Tengah” tulisnya di bagian penutupnya.
Demikianlah orang tua jangan membiarkan anak- anaknya sehingga terjebak dalam hidup tanpa kejelasan arah.
Pak Agus contohnya,telah membuktikannya, dengan menerapkan mental dan disiplin pada keluarganya, karena menurutnya waktu sangat berharga.
Mudah-mudahan, apa yang tersirat dalam hati dan pikirannya Gubernur Anies,bbukan sekedar catatan saja tapi bisa segera memvisualisasi, karena di Jakarta, tidak sedikit yang harus di sentuh, untuk menjadi pemuda “TANGGUH ” berakhlak dan bertaqwa.
Jakarta bukan milik Gubernurnya tapi milik kita, karena Indonesia miniaturnya Jakarta…
Kereennnn, Wong Brebes jadi ” INSPIRASI ” Gubernur DKI Jakarta.
Laporan : Mohammad Riyadi MPIBrebes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here