GUYUB RUKUN, KADES SUHERSIH YAKIN BERHASIL

0
15

Brebes-Pionline
Dengan figur Kepala Desa yang kreatif dinamis juga memiliki imagenner sangat memungkin percepatan dengan pemutahiran data desa IDM berbasis SDGs setidaknya menuju untuk menjadi mandiri atau melangkah maju bersama kompetitor desa lainnya.

Penggagasan kompetisi antar desa akan mampu menaikan giat di masyarakat dan tingkat ( grading ) sumber daya di dalam jajaran Pemerintahan Desa.
Pembentukan relawan dalam pemutahiran data merupakan ujung tombak Sinergy seluruh kegiatan dan aplikasi masyarakat.

Rifki,S.Pd,sekdes yang menggawangi data..bertanggung jawab untuk membantu pemetaan secara kolektif wilayah mengarah pada seluruh sektor real, baik ekonomi, kesejahteraan serta partisipasi masyarakat, dengan tujuan menghasilkan kolaborasi yang intens antara pemerintah dan warganya.
” Hal yang penting, relawan punya rasa dan tanggungjawab serta memiliki daya juang agar mampu merumuskan atau memetakan kondisi desa sehingga menjadi mandiri bisa tercapai ” ujarnya saat memberi pembekalan di acara pembekalan relawan.

Point- point penting yang ingin di capai dengan melalui pendekatan kemasyarakatan guna menggali potensi melalui data real di lapangan.
Sementara itu SUHERSIH, yang di beri amanah oleh masyarakat menjadi pucuk pimpinan Desa Luwunggede menyampaikan pesan singkat dalam sambutannya.
” Saya percaya, jika semua element masyarakat berusaha dan bekerja dengan bersatu padu pada tujuan yang sudah di gariskan sebagai haluan berkarya serta sekalian masyarakat memiliki keinginan yang kuat demi desanya ” pesannya singkat padat dan berisi.

Kegiatan ini berkolaborasi dengan pendampingan Babinsa, Babinkamtibmas,
Swasta dan Mahasiswa, dengan harapan setting plann nya tercapai dengan akuratif dan kompetitif dengan sampai rentang waktu 2024 bisa di raih sebagai desa kategori maju.

Progrest cepatnya secara bertahap dana desa akan di kurangi, karena naik atau mencapai Grad sebagai desa mandiri dan maju.

Secara hamparan wilayah, Desa Luwung Gede Kecamatan Larangan – Brebes memiliki asset yang cukup signifikan..desa berbasis pertanian dan perdagangan , jika di bangkitkan sumber daya manusianya dan melakukan percepatan pembangunan dengan konsep dasar berbasis data “Guyub Rukun ” sesama masyarakat dari seluruh lapisan terkecil di mediaterasi oleh Ketua Rukun Tetangga dan Rukun Warga tidak butuh waktu lama karena ada ruh memiliki dan peduli pada desanya.

Basic data, ini ternyata terintegrasi pada data pusat
menjadi Basic Data yang lengkap terkoreksi up date.

Pembekalan ini, di hadiri oleh Babinsa Desa, Tokoh masyarakat, para ketua Rt/Rw dan Babinkamtibmas Polsek Larangan yang mewakili Danramil dan Kapolsek.
” Seorang kades tak memiliki arti jika tak di dukung oleh seluruh element dan kemitraan dengan pihak lain ” pungkas kades wadon dewek (wanita,red) yang pinter menyanyi.

Tak ada keberhasilan yang di capai kecuali suatu desa kalo hanya teoritik tanpa aksi, serta penanaman rasa dan mental membangun.
“Dari saran dan kritik membangun, Insya Allah menjadi nutrisi semangat menjalankan tugas negara ” ungkap kades usai memberi pesannya.

Satu kata, Satu Kemaun dan Satu karya nyata lebih penting dari pada banyak opsi tapi tak satupun solusi.

Laporan :Mohammad Riyadi MPI Brebes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here