KARENA MENCURIGAKAN, TIGA ANAK DI INTEROGASI PETUGAS KEAMANAN PENGAJIAN

0
14
Brebes-Pionline
Dengan banyaknya adegan kekerasan baik itu melalui visual ataupun gambar telah merasuki pikiran para remaja, alam imagenya di latar belakangi oleh apa yang di lihat sebagai layar mental.
Hal ini terjadi, di sebuah pengajian di Kecamatan Banjarharjo,tepatnya Desa Cigadung,petugas pengamanan mengamankan tiga anak remaja yang gerak geriknya mencurigakan,sebut saja A,B,C (untuk privasi karena anak2-red ).Setelah di dekati dan di  interogasi di dapati membawa senjata tajam “Clurit ” sehingga mengagetkan pengunjung, untuk mengatasi ini dengan cepat dan cerdas petugas pengamanan langsung mengisolasi keadaan serta melaporkan ke pihak berwajib.
” Saya amankan, karena di lihat mencurigakan anak itu” ujar salah satu petugas.
Lantas diapun sampaikan segera pada kepolisian,dengan  tujuan para pengunjung tidak terpancing.
Kapolsek Banjarharjo,AKP Tegus Iswanto, melalui Aiptu Didik, Kanitreskrim, bahwa setelah di periksa secara intens, anak yang masih di bawah umur tersebut pernah ada masalah sesama pengunjung, ketika mengunjungi acara pengajian di Kecamatan  Bulakamba.
” Indikasinya mencari anak yang di Pengajian Bulakamba, pernah bermasalah saat pengajian waktu itu ” tukasnya.
Sambung Kanit, bahwa kehadirannya di acara pengajian Desa Cigadung Banjarharjo  mencari pelaku pemukulan.
Setelah di periksa ternyata mereka bukan anak Banjarharjo saja, ada dari Ketanggungan dan Kersana,
Yang bikin tak habis pikir membawa senjata Tajam ( sajam,red) dan mempersiapkannya berupa Clurit, alih- alih mengunjungi pengajian tapi ada motif balas dendam rupanya.
Polsek Banjarharjo, mengambil lankgah bijak terhadap peristiwa ini, dengan tidak menahan anak tersebut mengingat masih di bawah umur hanya melakukan penyitaan sajam dan membuat pernyataan dan mengembalikan pada orang tuanya untuk di lakukan pembinaan mental agar tidak melakukan tindakan yang bodoh dan merugikan diri sendiri dan masyarakat.
” Kami kembalikan pada orang tuanya, harapan besar bahwa tidak ceroboh dalam bertindak terlebih bisa membahayakan orang dan melanggar hukum  ” pungkasnya, namun bukan berarti selasai sampai di situ, pihaknya akan terus berkomunikasi dengan orang tuanya dan akan melakukan pembinaan sikap dan mental terhadap anak – usia remaja.
Bagi para orang tua, peristiwa ini  harus menjadi pelajaran penting agar anaknya tidak terkontaminasi karena pertemanan maka perlu  waspada dan ditingkatkan dalam aspek kehidupan di rumah ataupun dalam pergaulannya. terlebih dalam situasi ekonomi yang tidak stabil sangat mungkin bisa menjadi nekad dan brutal.
Patriot, sebelumnya  menghubungi pihak Polsek Banjarharjo,untuk minta informasi dan di jelaskan oleh Kanitreskrim,Aiptu Didi melalui selulernya via Whats Up.
Waspada terhadap Keamanan dan ketertiban bukan semata-mata tanggung jawab penegak hukum/ Kepolisian tapi hakikatnya diri kita lah sebagai masyarakat turut peran aktif dalam hal ini.
Laporan MPI Brebes : Mohammad Riyadi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here