HUJAN LEBAT, TEBING TINGGI DI BREBES LONGSOR

0
9
Brebes-Pionline
Minggu petang, sekira jam 16.00 wib,tak pelak lagi hujan terus mengguyur wilayah Brebes selatan selama hampir 3 jam lebih, tidak bisa kompromi lagi, poros jalan Bumiayu – Salem akibat timbunan longsoran tanah tak bisa di lewati sehingga total kendaraan dari Utara dan Selatan tak bisa keluar.
Hamparan hutan Pinus di Tebing Tinggi 15 meter sontak alami longsor karena derasnya hujan sepanjang sore itu, beberapa pohon tumbang turut menutup jalan, demikian Susato Tarso menyampaikan informasi kejadian.
” Hujan cukup deras dan bercampur hujan ” ujarnya melalui selulernya mengabarkan kepada Media Patriot Indonesia.
Dalam kejadian tersebut, ada dua orang mengalami luka ringan dan satu motor tertimbun tidak sempat di hindarkan, Puji Hendro (38)orang Dukuhturi Bumiayu yang langsung di rujuk ke RS Majenang dan motor, setelah di lakukan pembersihan bisa di angkat.
Kodim 0713 Brebes, melalui Koramil 13 Salem bersama masyarakat 12/4 sigap tanggap untuk membuka jalan dengan alat seadanya di bantu Polsek, Team Perhutani BKPH Salem, Satpol PP dan relawan Bangbara membersihkan material agar lintas jalan terakses kembali.
“Kami cepat atasi bersama seluruh komponen Brebes selatan bergiat agar tidak menghambat jalur ekonomi ini ” ujar Kapten inf.Iskandar Danramil Salem melaui Peltu Jahri ( Bayi Tuud ) anggota Koramil 13 Salem.

Timbunan material yang tumpah, Tebing Tinggi menutup jalan kurang lebih panjangnya 15 meter dengan ketebalan 1,5 meter serta 6 meter lebarnya.
” Kami masih menunggu bantuan alat berat untuk mengeruknya” terangnya, lebih lanjut bahwa beliau katakan sementara agar kendaraan bisa lewat lagi. Senin,12/4 di tengah- tengah kesibukannya kerja bakti tersebut.
Tembung Tinggi, termasuk kawasan hutan yang masuk Dukuh Cikekek Desa Gunung Larang Kecamatan Salem – Brebes, wilayah selatan selama ini menjadi langganan musibah seperti itu, mengingat memang pegunungan di samping lonsor juga adanya tanah bergerak yang telah merusak rumah- rumah penduduk, sehingga kewaspadaan harus betul- betul di jadikan standart pokok, karena prediksi hujan masih belum bergeser, menurut prakira BMG – Tegal  yang di lansir pada media sebagai corong informasi publik, di Minggu depan masih ada potensi hujan berbareng dengan angin.
Sementara untuk Brebes utara Dua hari ini hanya gerimis, itupun di sore hari antara jam 15.00wib sampai 17.00 wib.
Dalam hal ini, pemerintah wajib membentuk team tanggap bencana di tiap desa khusunya di wilayah selatan agar mampu bergerak cepat bisa mendeteksi kesiapan jika sewaktu-waktu terjadi musibah atau bencana terutama kondisi malam hari.
Tidak ada satupun orang menginginkan suatu musibah, namun hal itu itu bisa kapan saja terjadi, tapi jika ada kewaspadaan dan tanggap deteksi dini, setidaknya meminimalisir resiko yang akan terjadi.
Laporan MPI Brebes : Mohammad Riyadi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here